Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tanjidor Sekuduk Tampil di Jakarta

Misbahul Munir S • Jumat, 25 November 2022 | 13:25 WIB
BANTUAN: Sekda Landak Vinsensius menghadiri Penyerahan Bantuan Alsintan APBN Tahun Anggaran 2022 oleh Anggota Komisi IV DPR RI Maria Lestari, di Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak, Selasa (25/10). DISKOMINFO LANDAK
BANTUAN: Sekda Landak Vinsensius menghadiri Penyerahan Bantuan Alsintan APBN Tahun Anggaran 2022 oleh Anggota Komisi IV DPR RI Maria Lestari, di Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak, Selasa (25/10). DISKOMINFO LANDAK
SAMBAS - Tanjidor Desa Sekuduk Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas tampil di acara di Jakarta saat kegiatan Sosialisasi Kampung Zakat Nasional yang digelar Kementerian Agama, pada Kamis (24/11). Dalam kegiatan yang dihadiri, Wakil Menteri Agama RI, kelompok Tanjidor tampil membawakan lagu; Dari Sabang Sampai Merauke dan lagu Tandak Sambas. Penampilan kelompok tanjidor menjadi acara hiburan yang dilaksanakan dalam kegiatan sosialisasi kampung Zakat Nasional, usai sambutan Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama.

Di acara itu, juga diekspos Program Kampung Zakat di Desa Sulung Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas. Bupati Sambas, Satono menyampaikan adanya program kampung zakat dengan adanya kolaborasi semua pihak, turut membantu kemajuan desa. “Kami Pemkab mendukung sepenuhnya program Kementerian Agama dan Baznas dan semua pihak, agar program kampung zakat terus ada, karena memberikan dampak baik bagi kemajuan desa,” kata Satono.

Seperti disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi, saat peluncuran diseminasi program Kampung Zakat Nasional Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam, bagaimana Kampung Zakat menjadi salah satu upaya meningkatkan potensi zakat untuk membantu masyarakat miskin, membantu pemerintah agar terentaskan kemiskinan, ini menjadi program umat Islam untuk mengentaskan kemiskinan di Negara ini.

Dalam kesempatan tersebut, secara khusus Bupati Sambas, Satono bertemu dengan Wakil Menteri Agama. Dalam kesempatan itu, Satono sampaikan sejumlah terobosan dan inovasi dalam bidang pembangunan kehidupan keagamaan di Kabupaten Sambas. Desa Sulung sudah ditetapkan sebagai Kampung Zakat dan sudah memasuki tahun ketiga. Selama menjadi sasaran program, sejumlah pembinaan pemberdayaan dan pembinaan keagamaan diterima di desa tersebut.

Program pemberdayaan yang ada di Desa Sulung, diantaranya adanya empat kelompok masyarakat budidaya ikan lele, 4 kelompok budidaya ayam daging potong, satu kelompok pengolah bubuk Kopi Sulung, dua kelompok tanaman kopi, dua kelompok tanaman sayur. Selain itu, ada juga program kesehatan yakni makanan tambahan untuk balita dalam rangka mencegah stunting. Kemudian mendapatkan bantuan ambulance terapung serta alat kesehatannya. Bidang keagamaan, melalui dai- dai yang ada, mengajarkan masyarakat membaca Alquran dengan baik, dan ini untuk orang tua hingga anak-anak.

Program-program yang ada didalam Kampung Zakat itulah, menjadi salah satu yang berhasil mendukung pembangunan, sehingga Sulung tak lagi masuk kategori Desa Sangat Tertinggal. Angka Indeks Desa Membangun pada 2018, Sulung masuk kategori Desa Sangat tertinggal. "Dan Alhamdulillah di 2020, bertransformasi menjadi desa berkembang bahkan IDM berada pada posisi desa maju. Dan pihak Kecamatan Sejangkung mempromosikan Sulung supaya menjadi desa mandiri," pungkasnya.(fah) Editor : Misbahul Munir S
#Sosialisasi Kampung Zakat Nasional #kemenag #baznas #Tanjidor Sekuduk #tanjidor #Tampil di Jakarta