"Festival atau pawai kapal hias malam hari di sungai merupakan yang perdana dilaksanakan, kami berharap ini bagian dari mempromosikan Kabupaten Sambas, agar semakin banyak wisatawan datang,” kata Yakop, Minggu (5/2) malam. Diakuinya, pawai perahu hias ini, sebenarnya sudah menjadi ide atau gagasan sejak lama. Namun karena berbagai hal, kegiatan tersebut belum bisa terlaksana. Ide ini lahir berlatar belakang kegiatan festival CGM.
Dimana, untuk di Kecamatan Sambas, belum sebanding dengan Kota Singkawang maupun Kecamatan Pemangkat sehingga Karnaval Kapal Hias menjadi pelengkap dari kegiatan yang sudah ada. Tanggal pelaksanaannya juga menyesuaikan jadwal Festival CGM di Singkawang dan Pemangkat.
“Tanggal pelaksanaan pun disesuaikan dengan Singkawang dan Pemangkat, dengan harapan, wisatawan yang ke Singkawang, bisa ke Pemangkat dan selanjutnya ke Kota Sambas, untuk menyaksikannya perahu hias sehingga kami sifatnya ingin melengkapi apa yang sudah ada di Singkawang dan di Pemangkat,” katanya. Danlantamal XII/Pontianak, Laksma TNI Dr Suharto SH Msi (Han) mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di Sungai Sambas. Itu menjadi bentuk kebersamaan yang ada di Kabupaten Sambas. Bupati Sambas, H Satono mengatakan kunci keberhasilan pembangunan daerah, adalah sinergi, menyatunya seluruh elemen.
“Hal inilah yang dibuktikan malam ini. Ini nuansa kebersamaan untuk menggali potensi budaya yang belum tergali,” katanya. Dalam kegiatan tersebut, hadir juga Yang Mulia Pangeran Ratu M Tarhan, Presiden Fogoromas Budianto, Ketua Magabutri Kabupaten Sambas Siat Cin Cung alias Atonk, Kapolres, Dandim, Kajari Sambas, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Sambas. Bupati Sambas bersama Danlantamal serta rombongan, juga turut dalam barisan pawai Kapal Hias.(fah) Editor : Misbahul Munir S