"Sambas punya perahu hias, dan alhamdulillah masyarakat antusias. Dan apa yang dilaksanakan menjadi terobosan agar Kabupaten Sambas memiliki kegiatan yang bisa masuk kalender wisata nasional, dan setiap tahun bisa terlaksana," katanya. Ditempat yang sama, Anggota DPRD Kalimantan Barat, H Subhan Nur mengapresiasi pelaksanaan Festival Kapal Hias Muare Ulakan yang digelar Minggu (5/2). Selain mampu menyedot warga untuk menyaksikan, ini menjadi momentum perkembangan kepariwisataan di Kabupaten Sambas.
"Sebagai anggota DPRD provinsi, saya mengapresiasi festival yang telah digelar, ini merupakan kabar baik bagi tahapan-tahapan perkembangan pariwisata di Kabupaten Sambas," katanya. Menjadi keharusan, wisata di Kabupaten Sambas harus dikembangkan. Penting juga untuk didorong agar even yang ada masuk kalender wisata Nasional.
Lewat festival kapal hias, Subhan berharap bisa menjadi awal yang bagus untuk mengenalkan wisata Sambas. Termasuk kedepan Sambas bisa memunculkan keberagaman budaya, termasuk budaya melayu yang menjadi mayoritas penduduk.
Dalam pengembangan kepariwisataan, Ketua Komisi IV DPRD Kalbar ini juga menyoroti program pemerintah pusat. Misalnya dengan adanya penetapan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional di Temajuk Kecamatan Paloh. Namun terkait penganggaran kurang menjadi perhatian yang itu sangat diharapkan untuk pembangunan infrastruktur yang akan menunjang majunya wisata di daerah perbatasan. .(fah) Editor : Misbahul Munir S