Wakil Direktur III Poltesa, Sunardi mengatakan Poltesa belum lama ini menerima kunjungan dari pihak Jepang, hal ini merupakan tindak lanjut kegiatan Program Internship atau PKL mahasiswa di Kampus Poltesa.
“Kami menerima kedatangan rombongan Rise Neo Jepang dan Akcaya Beo Internasional. Apresiasi sebesar-besarnya kepada CEO Rise Neo Cooperative Jepang, dan Direktur Akcaya BEO Internasional beserta jajarannya yang telah bersedia hadir kembali di kampus Poltesa,” katanya.
Sebuah kebanggaan bagi kampus serta Kabupaten Sambas. Dimana hasil kunjungan ini, direncanakan sejumlah mahasiswa Poltesa yang merupakan putra putri Kabupaten Sambas, akan diberangkatkan ke Negara Jepang.
“Sebuah kebanggaan melihat mahasiswa Poltesa dapat berangkat ke Jepang. Bukan saja kebanggaan bagi Poltesa, tapi juga bagi Kabupaten Sambas karena pemuda-pemudinya dapat kembali berangkat ke Jepang untuk menimba ilmu, dan menambah wawasan di Jepang,” katanya.
Kedepannya, dirinya berharap program kerjasama seperti ini bisa terus berlanjut sehingga akan semakin banyak mahasiswa maupun pemuda pemudi Kabupaten Sambas bisa melaksanakan studi dan mendapatkan pengalaman di Jepang.
“Kami berharap semoga program ini dapat terus berlanjut, kerjasama dan hubungan baik antara Poltesa, Rise Neo Cooperative Jepang, dan PT. Akcaya Beo Internasional terus berjalan dan program yang baik dapat terus berlanjut, dan semakin banyak mahasiswa Poltesa yang dapat melaksanakan program internship ke Jepang,” katanya.
Dalam kunjungan Perusahaan Rise Neo Cooperative dari negeri Sakura serta PT. Akcaya Beo Internasional, beragendakan silaturahmi sekaligus Wawancara Mahasiswa Peserta Program Internsip (PKL) bidang Pengolahan Rumput Laut di Jepang, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Direktorat Poltesa.
Hadir dalam kegiatan ini, CEO Rise Neo Cooperative Jepang, Tomomi Anzai, Direktur PT. Akcaya BEO Internasional, Andi Irawan beserta jajarannya, Wakil Direktur III Poltesa beserta unsur pimpinan, dan mahasiswa calon peserta program internship ke Jepang. Adapun mahasiswa calon peserta program internsip ini berasal dari mahasiswa Prodi Agribisnis Perikanan dan Kelautan Poltesa berjumlah sembilan orang.
Setelah wawancara, mereka akan diseleksi dan dipilih untuk diberangkatkan ke Jepang untuk PKL yang kurang lebih berlangsung kurang lebih tiga 3 bulan. (fah) Editor : Misbahul Munir S