Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kakek 81 Tahun Asal Selakau Gantung Diri di Kebun Karet

Aristono Edi Kiswantoro • Rabu, 23 Agustus 2023 | 15:50 WIB
KORBAN: Sejumlah warga mendatangi rumah korban yang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di Selakau, Kabupaten Sambas
KORBAN: Sejumlah warga mendatangi rumah korban yang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di Selakau, Kabupaten Sambas

 

SAMBAS – Warga dikagetkan dengan ditemukannya seorang kakek bernama Minhat (81), warga Dusun, Gayung Bersambut Desa Selakau Tua Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (23/8/2023).

Minhat ditemukan tergantung di pohon karet di kebun yang berada di Desa Sungai Daun Kecamatan Selakau ekitar pukul 06.50 WIB.

“Kali pertama yang mendapati korban dalam posisi gantung diri adalah Bujang, warga Desa Sungai Daun. Dimana saksi saat akan ke kebun miliknya di Dusun Pangkalan Asam, sebelum sampai tujuan, melihat korban sudah dalam posisi tergantung dengan seutas tali di pohon karet di lahan milik Mardiwana,” kata Kapolres Sambas melalui Kapolsek Selakau, Ipda Rio Castela, Rabu (23/8).

Mendapati hal tersebut, Bujang selanjutnya memberitahukan kepada warga lain yang berada di pemukiman yang lokasinya tak jauh dari tempat kejadian perkara.

“Setelah menghubungi warga, diantaranya ada yang menginformasikan ke pihak kepolisian sector Selakau, yang kemudian ditindaklanjuti dengan datangnya personil kepolisian ke TKP,” ujarnya.

Saat diperiksa, petugas kepolisian mendapati jika korban sudah tergantung dengan menggunakan seutas tali tambang di pohon karet.

Hasil visum petugas medis, setelah dilakukan pemeriksaan luar terhadap mayat korban di TKP diketahui korban sudah dalam kondisi meninggal dunia, nadi tidak teraba, tekanan darah tidak terukur.

“Kemudian pemeriksaan lanjutan juga diperoleh, taka da trauma tumpul atau memar, tak ditemukan darah keluar dari hidung dan telinga, kemudian di leher terdapat luka bekas tali gantung, dan bagian kaki terdapat luka di lutut kiri dan kanan (bekas koreng),” katanya.

Selain itu, petugas kepolisian juga memintai keterangan dari saksi dan pihak keluarga korban. Diakui mereka, tak ada permasalahan antara korban dengan keluarga maupun dengan orang lain.

“Korban ini, dari keterangan pihak keluarga, mengeluhkan penyakit yang diderita yaitu asam urat, dan sering mengeluhkan susah berjalan. Bahkan sudah hampir satu minggu susah tidur malam,” sebutnya.

Korban sempat juga dibawa ke Puskesmas Selakau untuk pemeriksaan, meski untuk dilakukan visum lebih mendalam, mereka menolak dan segera membawa jenazah ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.(fah)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Gantung diri #selakau