SAMBAS – Bupati Sambas, H Satono berharap kegiatan Car Free Day (CFD) yang sudah berjalan tetap berlanjut di 2024.
Bahkan diharapkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Sambas secara bergantian memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ajang sampaikan program kerja masing-masing.
“CFD di 2024 harus dilaksanakan kembali, mana Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, ke depan CFD harus dilanjutkan, masalah penganggaran nanti bisa dicarikan solusi, kalau diperlukan nanti gotongroyong,” kata Bupati Sambas, Minggu (10/12), saat mencanangkan secara resmi Gerakan 1000 Perpustakaan di Halaman Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sambas didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sambas yang merupakan Bunda Literasi Kabupaten Sambas.
Sebagai kepala daerah, dirinya melihat kegiatan CFD dari pekan ke pekan selalu diramaikan warga.
Kemudian banyaknya pelaku UMKM yang berjualan diajang tersebut, menikmati keuntungan secara ekonomi.
“Saya melihat CFD dari pekan ke pekan, minggu ke minggu selalu diramaikan warga, selain berolahraga dengan nyaman, ditempat tersebut membuka peluang bagi pelaku UMKM, menjual nasi kuning, bubur ayam, es cendol dan lainnya, semangat, pulang dari sini (jualan di CFD) senyum, artinya CFD membuka peluang ekonomi bagi mereka masyarakat pelaku UMKM,” katanya.
Atas dasar dampak positif itulah, Orang nomor satu di Kabupaten Sambas meminta kepada Dinas Perhubungan untuk melanjutkan kegiatan di 2024.
Bupati Sambas juga menegaskan kepada OPD lainnya, untuk mendukung kegiatan CFD.
“Sudah bagus Disdukcapil Sambas yang melaksanakan pelayanan Adminduk di CFD, ke depannya OPD lain juga mendukung CFD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bisa mengerahkan siswa di sekolah untuk meramaikan kegiatan dengan adanya program, kemudian Diskumindag gerakkan UMKM, Perpustakaan, Disparpora juga, perikanan, jadi saya harap jangan ada ego OPD, tapi mari saling mendukung,” katanya.
Diharapkan, kepada seluruh OPD di lingkungan Pemkab Sambas, memanfaatkan CFD untuk menyampaikan program kegiatan.
Sehingga CFD, selain mengajak elemen masyarakat menekan gas emisi, juga tempat berolahraga nyaman, berjualan para pelaku UMKM serta tempat menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat.
Hingga saat ini, sejumlah OPD sudah ambil bagian. Diantaranya Disparpora yang menurunkan kegiatan kesenian dari mahasiswa Poltesa, Disdukcapil dengan kegiatan Pelayanan Adminduk, Bakeuda dengan Gebyar Pajak, Perkim LH yang menurunkan petugas kebersihan, ada juga dari sejumlah lembaga, mulai dari KORMI Kabupaten Sambas, Yayasan Jantung Sehat Indonesia Kabupaten Sambas, Pecinta Tanaman Bonsai, IDI Sambas, RSUD Sambas, Bridge Kabupaten Sambas serta lainnya.(fah)
Editor : A'an