RATUSAN penggemar tanaman bonsai dari seluruh Kalimantan mengikuti kontes bonsai yang dilaksanakan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kabupaten Sambas. Bahkan dari Perkumpulan Bonsai Sarawak (PBS) juga hadir dalam kegiatan yang digelar Minggu (14/1) di halaman Perpustakaan Daerah tersebut.
Anggota DPRD Kabupaten Sambas yang merupakan Ketua PPBI Kabupaten Sambas, Anwari menyatakan kegiatan yang diikuti penggemar tanaman bonsai se-Kalimantan Barat, sudah ditutup secara resmi Bupati Sambas, Satono.
Pada ajang ini, pencinta tanaman ini menampilkan koleksi terbaiknya. "Diharapkan melalui ajang ini, menjadi media untuk memasarkan masyarakat terkait dengan tanaman bonsai," politisi Gerindra ini..
Kedepannya, pecinta bonsai lokal, bisa belajar dari luar daerah mengenai tanaman ini, mulai dari perawatan hingga hal lain.
Selain itu, dengan adanya kegiatan itu, bisa membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
"Kami berharap, kesuksesan acara ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah," katanya.
Pada ajang kontes, diikuti sekitar 484 pohon bonsai. Kegiatan pun mendapatkan apresiasi dari Bupati Sambas, Satono yang hadir dalam penutupan kegiatan.
"Saya sangat menyambut baik apa yang dilaksanakan PPBI Kabupaten Sambas, termasuk kepada panitia yang sudah bisa dengan sukses melaksanakan kontes tingkat Kalimantan di Kabupaten Sambas," ujarnya.
Dirinya melihat, banyak orang yang datang ke Kabupaten Sambas untuk melihat kegiatan, termasuk dari pihak Malaysia.
"Ada dampak positif lain yang dirasakan masyarakat Sambas atas gelaran Kontes bonsai yang dilaksanakan PPBI Kabupaten Sambas," katanya.
Bupati Sambas Satono secara resmi menutup Ekshibisi dan Kontes Lokal Terbuka Se-Kalimantan Piala Bupati Sambas dengan tema “Harmony Bonsai Berkemajuan“, Minggu, (14/1). Selain ajang para pecinta bonsai, kegiatan yang dilaksanakan juga dinikmati masyarakat umum. (fah)
Editor : A'an