SAMBAS – Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana berharap seluruh masyarakat dan perusahaan perkebunan untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki cuaca panas seperti sekarang. Hal ini dalam upaya bersama menghindari adanya kebakaran hutan dan lahan.
“Sekarang hujan lama tak turun dan cuaca panas, yang rawan munculnya kebakaran hutan dan lahan.
Sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan, agar Karhutla tak sampai terjadi di wilayah Kabupaten Sambas,” ujar Yakob Pujana yang juga Ketua Badan Pemadam Kebakaran Swasta Sambas, Selasa (23/7).
Menurutnya, jangan ada aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar. Lantaran, hal itu bisa membahayakan di cuaca seperti ini.
Terlebih hal itu juga dilarang oleh aparat penegak hukum. Terlebih, Kabupaten Sambas, memiliki lahan gambut yang cukup luas. Sehingga sangat sulit dilakukan pemadaman jika sudah terkena kebakaran.
“Terutama di lahan gambut, harus ditingkatkan lebih kewaspadaannya, jangan sampai muncul titik api yang itu akan sangat sulit dipadamkan,” katanya.
Perlu diketahui, sesuai data yang dimiliki BPBD Kabupaten Sambas. Wilayah ini memiliki lahan gambut dengan luas kesatuan hidrologis 218.862 hektare, yang rinciannya fungsi lindung seluas 57.869 Ha dan fungsi budidaya seluas 160.993 Ha yang itu tersebar hampir diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas.
Pihaknya sebagai petugas pemadam kebakaran swasta pihaknya selalu siap untuk membantu petugas jika diperlukan untuk membantu memadamkan kebakaran lahan. Namun dirinya mengharapkan, karhutla jangan sampai terjadi.
“Kami di BPK Swasta Sambas sering turun bersama pihak kepolisian, TNI, BPBD jika diperlukan untuk melakukan pemadaman, terutama disekitaran Kecamatan Sambas,” pungkasnya. (fah)
Editor : A'an