SAMBAS – Sebagai upaya mendukung majunya kepariwisataan di Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas, sejumlah masyarakat secara swadaya menyiapkan sarana penyeberangan sungai untuk mempermudah masyarakat terutama wisatawan yang datang.
Dede Kurniawan, salah satu pengurus perahu kayu penyeberangan di Dermaga Cermai menyatakan pihaknya sering mendengar adanya keluhan kesulitan untuk menyeberang sungai saat akan ke tempat wisata yang ada di Temajuk (dari arah Paloh).
Terutama saat malam hari karena feri penyeberangan tak beroperasi. Hal inilah yang mendasari membuat sarana penyeberangan tradisional yakni perahu dari kayu, yang bisa beroperasi 24 jam.
“Inia dalah swadaya dari masyarakat, tujuannya memberikan kemudahan dari keterbatasan operasional feri penyeberangan mesin yang ada, terutama pada malam hari,” kata Dede.
Meski demikian, disadari jika kondisi kapal kayu yang ada saat ini. Perlu perbaikan , karena kondisinya memang sederhana.
Tapi tujuannya memberikan kemudahan bagi masyarakat terutama wisatawan yang akan ke dan dari Temajuk pada malam hari.
“Selain masyarakat, kami juga ingin mendukung majunya kepariwisataan yang ada di Temajuk, memang ada jalur darat lain, hanya memang lebih jauh dan memutar, sehingga sarana penyeberangan yang swadaya disiapkan masyarakat, bisa membantu, dimana untuk satu mobil pada siang hari Rp50 ribu, dan untuk malam Rp100 ribu,” sebut dia.
Apa yang dilakukan masyarakat di dermaga Cermai mendapatkan apresiasi dari Bakal Calon Wakil Bupati Sambas jalur perseorangan, Mariadi.
Diharapkan kreativitas ini, kedepannya akan mendukung majunya kepariwisataan di Paloh, yang tujuannya mendongkrak perekonomian warga.
"Ini sebuah solusi penyeberangan di Cermai yang disiapkan secara swadaya oleh masyarakat, ini uji coba, kapal kayu penyeberangan akan beroperasi 24 jam.
Jadi jangan ragu bagi warga terutama wisatawan yang akan ke dan dari Temajuk kapanpun, ada kapal, siang malam, ini juga mengurangi keterbatasan feri penyeberangan yang ada di situ,” katanya.
Ide-ide seperti ini, yang perlu diperhatikan. Sehingga kedepannya masyarakat suka membuat terobosan yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan daerahnya.
“Kami meyakini, jika ide ide seperti ini disupport akan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (fah)
Editor : A'an