SAMBAS – Sebuah terobosan yang inovatif dilakukan jajaran RSUD Pemangkat. Bekerjasama dengan PT Sinar Roda Utama (SRU) rumah sakit ini akan memiliki gedung serta tambahan alat cuci darah atau Hemodialisis. Bahkan nilai investasinya lebih dari Rp12 Miliar dan itu Non APBD dan Non APBN.
Kolaborasi yang apik antara RSUD Pemangkat dan PT SRU, menghasilkan penambahan fasilitas medis yakni Ruang Hemodialisis atau cuci darah yang pembangunannya dimulai pada Jumat (9/8) ditandai dengan peletakkan batu yang langsung dihadiri Direktur PT SRU, dr Djunadi MS Sp.KP bersama Tim, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Ganjar Eko Prabowo Direktur RSUD Pemangkat , dr Yana Sumartana, M.A.P dan disaksikan Kepala Dinas Perkim LH Sambas, Inspektorat Sambas, tokoh masyarakat, tokoh agama, camat Pemangkat, kepala desa sekitar RSUD, hingga seluruh jajaran RSUD Pemangkat.
Tak hanya sampai disitu, RSUD Pemangkat nantinya juga akan menerima kurang lebih 20 unit mesin cuci darah. Dari keduanya, nilai investasinya berkisar Rp11 Miliar hingga Rp12 Miliar.
Direktur RSUD Pemangkat, dr Yana Sumartana, M.A.P menyampaikan jika pembangunan ruang Hemodialisis atau cuci darah, adalah Non APBD dan Non APBN dan ini hasil kerja sama antara RSUD Pemangkat dengan PT SRU.
“Koordinasi dan komunikasi kami lakukan dengan PT SRU. Sehingga saat ini terjalin kerjasama , yakni PT SRU berkenan mendukung pembangunan ruang atau gedung Hemodialisis dan mesin cuci darah yang Insya Allah ada 20 unit,” kata dr Yana.
Diceritakan dr Yana, Sejak 2018, RSUD Pemangkat sudah memberikan pelayanan pasien cuci darah. Dimana, dari data yang ada, pada 2023 jumlah kunjungan pasien berkisar 250 hingga 300 an orang per bulan. Bahkan angka itu selalu ada peningkatan, sehingga kebutuhan ruangan dan alat cuci darah menjadi perhatian kita semua, untuk menjawab kebutuhan pelayanan dari masyarakat.
“Sekitar satu tahun lalu, sudah merencanakan untuk pengembangan fasilitas cuci darah, saat ini sudah ada delapan unit, namun itu belum mencukupi, akibatnya ada pasien yang tertunda, padahal penanganan cuci darah itu tak bisa ditunda,” katanya.
Diharapkan, program kerjasama dengan PT SRU, bisa menjawab apa yang dibutuhkan masyarakat. Bahkan bukan saja dari Kabupaten Sambas, tapi bisa dari daerah lain di Kalimantan Barat. “Sehingga kedepannya, dengan adanya program dari PT SRU, yang bahkan nilai investasinya lebih dari Rp11 Miliar hingga Rp12 Miliar, dan yang Pertama Kalinya Untuk Kalimantan Barat ini, dapat memberikan dampak terhadap pelayanan kesehatan di Kab. Sambas, artinya meski berada di kecamatan, RSUD Pemangkat dengan Tipe C bisa memberikan keunggulan tersendiri di tingkat kabupaten, hingga provinsi, dan ini sangat penting karena Sambas adalah kabupaten perbatasan, sehingga apa yang ada memberikan manfaat ke masyarakat Kab. Sambas secara luas,” Selain itu kami jg mengucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sambas yang telah Mendukung dan membantu dalam terlaksananya kerjasama ini," katanya.
Direktur PT Sinar Roda Utama Medical dan Hospital Equipment, dr Djunadi menyampaikan jika kerjasama yang dilakukan dengan RSUD, bagian dari memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Sambas dan sekitarnya. “Perlu teknologi dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan, ada 12 merek produk kami, dan sudah dipakai di 410 rumah sakit, baik milik pemerintah, RS vertical, RS swasta, RS TNI/Polri dan RS BUMN,” kata Direktur yang murah senyum tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Ganjar Eko Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Direktur RSUD Pemangkat dan jajarannya, yang sangat inovatif dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan.
“RSUD Di Kabupaten Sambas ada tiga, kalau semua sama dengan Pak Yana, saya tenang. Karena sangat inovatif. Bahkan Pak Yana ini "ketularan" Pak Bupati, yang banyak membangun tanpa gunakan dana APBD. Bahkan, Investasinya jumlahnya tak kaleng kaleng, artinya RSUD Pemangkat bisa meyakinkan investor, investor mana yang mau masuk kalau tak meyakinkan,” kata Ganjar.
Setelah Peletakan Batu pertama pembangunan ruang hemodialisis, Direktur PT SRU, bersama Kadinkes, direktur RSUD Pemangkat dan rombongan mengunjungi pasien HD di ruang yang sudah ada saat ini. Kemudian menyampaikan bingkisan kepada sejumlah pasien.(fah)
Editor : A'an