Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Lestarikan Budaya Islam, MABM Kabupaten Sambas Gelar Musabaqah Dzikir Maulid

A'an • Rabu, 18 September 2024 | 13:35 WIB
DIABADIKAN: Para pengurus MABM dan udangan Musabaqah Dzikir Maulid berfoto bersama di Rumah Melayu pada Senin (17/9) malam.
DIABADIKAN: Para pengurus MABM dan udangan Musabaqah Dzikir Maulid berfoto bersama di Rumah Melayu pada Senin (17/9) malam.

 

SAMBAS – Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalimantan Barat, Prof Dr Chairil Effendy, memberikan apresiasi kepada MABM Kabupaten Sambas atas komitmennya dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu. Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah pelaksanaan Musabaqah Dzikir Maulid se-Kabupaten Sambas.

"Musabaqah Dzikir Maulid yang dilaksanakan oleh MABM Kabupaten Sambas merupakan langkah penting untuk melestarikan budaya Melayu di wilayah ini," ungkap Chairil Effendy saat menghadiri acara yang berlangsung di Rumah Melayu pada Senin (17/9) malam.

Menurut Chairil Effendy, ajang ini tidak hanya sebagai sarana pelatihan bagi peserta Dzikir Maulid, tetapi juga sebagai media untuk memperkenalkan budaya Melayu kepada generasi muda di Kabupaten Sambas.

"Kegiatan ini merupakan kesempatan untuk mengajarkan dan memupuk semangat berlatih bagi pelaku Dzikir Maulid sekaligus mengenalkan warisan budaya yang telah ada turun-temurun," tambahnya.

Ketua MABM Kabupaten Sambas, Misni Safari, menjelaskan bahwa acara ini merupakan upaya untuk melestarikan kekayaan budaya lokal.

"Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk menjaga dan melestarikan budaya di Kabupaten Sambas, yang sebelumnya sempat tidak dilaksanakan secara rutin," kata Misni Safari.

Musabaqah Dzikir Maulid, yang diadakan di Rumah Melayu, disambut antusias oleh masyarakat. Banyak warga yang rela hadir untuk menyaksikan penampilan kelompok Dzikir Maulid dari berbagai kecamatan dan desa. Salah seorang peserta, Munzir, berharap agar acara ini diadakan secara rutin dengan jadwal yang pasti.

"Kami berharap Musabaqah Dzikir Maulid dapat terus dilaksanakan setiap tahun, sehingga kelompok-kelompok dari kecamatan, desa, atau wilayah lain dapat mempersiapkan diri dengan baik," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan budaya Dzikir Maulid dan tradisi Melayu lainnya dapat terus hidup dan berkembang di Kabupaten Sambas. (fah)

Editor : A'an
#mabm #sambas #Musabaqah Dzikir Maulid