SAMBAS - Calon Jemaah Haji (CJH) 2025 se-Kabupaten Sambas mengikuti manasik haji yang dipusatkan di Masjid AT-Taqwa, Kecamatan Pemangkat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas ini dihadiri oleh Bupati Sambas, Satono. “Manasik haji merupakan tahapan penting dalam persiapan pemberangkatan calon jemaah haji,” ujarnya.
Dia berharap, seluruh CJH Kabupaten Sambas memanfaatkan pelaksanaan bimbingan manasik ini untuk saling mengingatkan mengenai pelaksanaan ibadah haji, terutama bagi jemaah yang berangkat ke Tanah Suci untuk pertama kalinya.
"Selama pelaksanaan manasik, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada setiap calon jemaah tentang tujuan haji. Di antaranya adalah Rukun Haji, syarat-syarat, Wajib Haji, Sunnah Haji, serta hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama perjalanan haji," katanya.
Pemerintah Kabupaten Sambas memberikan dukungan penuh atas diselenggarakannya kegiatan Bimbingan Manasik Haji oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas.
Ia berharap, sebagai salah satu pihak penyelenggara ibadah haji, pelayanan terhadap para jemaah dapat terus ditingkatkan kedepannya.
Bupati Sambas juga menyampaikan bahwa haji bukanlah ibadah yang sebentar atau sederhana, melainkan terdiri dari beberapa rangkaian yang harus dilewati. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan fisik dan pengetahuan dalam menjalankan ibadah haji.
“Selain kesehatan fisik dan pengetahuan, kualitas ibadah juga sangat penting. Calon Jemaah Haji harus memanfaatkan waktu saat di Tanah Suci dengan sebaik-baiknya, agar tidak terbuang sia-sia,” tutupnya. (fah)
Editor : A'an