Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Penyuluh Agama Ikuti FGD Cegah Kampanye Hitam

A'an • Selasa, 24 September 2024 | 11:33 WIB

 

 

PENYULUH : Kegiatan FGD yang diikuti seluruh penyuluh agama se Kabupaten Sambas.
PENYULUH : Kegiatan FGD yang diikuti seluruh penyuluh agama se Kabupaten Sambas.

SAMBAS - Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Edukasi dan sosialisasi pencegahan Black Campaign Dalam Pemilu 2024” bagi penyuluh agama di Kabupaten Sambas.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang PLHUT Kantor Kemenag Kabupaten Sambas belum lama ini, sebagai upaya menyikapi dan menciptakan suasana kondusif khususnya di Kabupaten Sambas. Hal itu terkait pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 yang juga digelar di 37 Provinsi, 415 Kabupaten dan 93 Kota di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, agenda FGD tersebut dihadiri oleh Kasubag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Sambas H Husban SPdI MPd, KBO Sat Reskrim Polres Sambas Ipda Rio Castella SH, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Sambas Risno ST, Ketua Divisi pencegahan, partisipasi masyarakat dan Hubungan masyarakat Bawaslu Kabupaten Sambas Heni Yusnita, serta Penyuluh Agama se Kabupaten Sambas berjumlah kurang lebih 150 orang.

Ketua IPARI Kabupatrn Sambas, Dulhadi S Sos menyampaikan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Edukasi dan sosialisasi pencegahan Black Campaign Dalam Pemilu 2024” bertujuan memberikan edukasi kepada Penyuluh agama Kabupaten Sambas.

"Diharapkan penyuluh agama yang merupakan ujung tombak dapat menciptakan Pilkada yang aman, lancar dan Kondusif serta dapat memberikan edukasi kepada masyarakat guna meminimalisir potensi pelanggaran Pilkada Tahun 2024 di Wilayah Kabupaten Sambas,” kata Dulhadi.

Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan empat narasumber, diantaranya Risno dari KPU Kabupaten Sambas, Heni Yusnita Perwakilan Bawaslu Kabupaten Sambas, dan Ipda Rio Castella KBO Satreskrim Polres Sambas.

Agenda kegiatan dirangkai menjadi dua sesi, yaitu pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IPARI, pembacaan doa, laporan ketua panitia, sambutan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sambas sekaligus membuka acara, dan penyerahan cinderamata. Kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua yakni kegiatan penyampaian sesi materi FGD dan tanya jawab narasumber dan peserta.(fah)

Editor : A'an
#penyuluh agama #black campaign #FGD