SAMBAS – Sejumlah madrasah di Kabupaten Sambas telah menerima alokasi Dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) yang akan digunakan untuk pembangunan ruang belajar baru. Program ini diharapkan dapat mendukung perkembangan pendidikan di daerah. MTsN 2 Sambas dan MIN 3 Sambas, misalnya, akan mendapatkan pembangunan gedung kuliah baru.
Sementara itu, Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Sambas akan menerima mess untuk guru di Kecamatan Semparuk. Kepala Kemenag Sambas, Mahmud Jayadi, menyampaikan bahwa peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di tingkat madrasah sangat penting untuk mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Sambas. "Kami sangat bahagia atas pembangunan fasilitas di beberapa madrasah di Kabupaten Sambas," ujar Mahmud Jayadi.
Camat Semparuk, Alpian, juga menyampaikan apresiasi terhadap program tersebut. Sebagai pemerintah kecamatan, ia menilai program ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan generasi penerus yang andal di daerah. "Kami bangga dan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Kalbar yang telah mengalokasikan dana SBSN untuk pembangunan ruang kuliah baru di MTsN 2 Sambas. Pembangunan gedung baru yang megah di Kecamatan Semparuk ini diharapkan bisa dijaga dengan baik oleh masyarakat setempat," katanya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, meresmikan Gedung Ruang Kuliah Baru di MTsN 2 Sambas, MIN 3 Sambas, serta Mess Guru di MAN Insan Cendekia Sambas, di Kecamatan Semparuk, pada Senin (4/11).
Dalam kesempatan tersebut, Muhajirin didampingi oleh Ketua DWP Kanwil Kemenag Kalbar, Salbia Muhajirin, beserta jajaran, antara lain Kabag Tata Usaha Kaharudin, Kabid Pendidikan Madrasah Sipni, Kabid PHU Kamaludin, Kabid Penaiszawa Rohadi, Kabid Papkis Nahruji, Kabid Urais Mi'rad, serta Pembimas Khonghucu Umi Marzuqoh. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Kapolsek Semparuk, dan para Ketua Tim Kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar.
Dalam sambutannya, Muhajirin meminta kepada Kepala Madrasah untuk memperkuat kerja sama tim, memperluas jaringan relasi, dan memperkokoh sinergi dalam rangka mewujudkan madrasah yang unggul dan mendunia.
"Perkuat tim, perluas jaringan, dan terus bangun sinergi dengan seluruh pihak agar terwujud madrasah unggul dan mendunia," tegasnya. (har)
Editor : A'an