Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Berharap Balai Guru Penggerak Majukan Pendidikan di Kabupaten Sambas

A'an • Rabu, 20 November 2024 | 13:22 WIB
DIABADIKAN: Foto bersama lokakarya ke-5 serentak BGP di Kabupaten Sambas, bertempat di SMP Negeri 1 pada Sabtu (16/11).
DIABADIKAN: Foto bersama lokakarya ke-5 serentak BGP di Kabupaten Sambas, bertempat di SMP Negeri 1 pada Sabtu (16/11).

KEBERADAAN Balai Guru Penggerak (BGP) yang melaksanakan berbagai kegiatan diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah, guna memajukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Sambas. Seperti yang dilakukan oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Barat, yang menggelar lokakarya ke-5 serentak untuk Pendidikan Guru Penggerak (PGP) di Kabupaten Sambas, bertempat di SMP Negeri 1 pada Sabtu (16/11).

“Melalui lokakarya ke-5 ini, kami berharap dapat meningkatkan mutu standar pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sambas,” ujar perwakilan BGP, Ari Wahyudi.

Ari juga menambahkan, para tenaga pengajar yang memiliki gagasan dan program yang baik, serta saling berkolaborasi dan belajar secara berkesinambungan, akan mendorong perbaikan pendidikan yang positif di tingkat sekolah dasar di Sambas. Koordinator Pengajar, Eva Diarti, menyampaikan bahwa kegiatan lokakarya ke-5 ini mengusung tema Kolaborasi dalam Pengelolaan Program yang Berpihak pada Murid.

Ia berharap, para Calon Guru Penggerak (CGP) dapat membuat program yang sepenuhnya berpihak dan berpusat pada murid. “Dalam kegiatan ini, para CGP dapat memaknai dan menginformasikan Fase B (buat pertanyaan) dan A (Ambil Pelajaran) dari metode BAGJA, serta menentukan aktor dalam Gali Mimpi, dan membuat program yang berpihak kepada murid di sekolah masing-masing,” katanya.

Eva berharap agar para CGP dapat memaknai dan merumuskan terobosan program yang dapat menguatkan mutu pendidikan di sekolah. “Melalui pembelajaran daring di LMS bersama fasilitator CGP, mereka sudah dibekali dengan matang mengenai program yang berpihak kepada murid. CGP harus mampu melihat dan memanfaatkan aset yang dimiliki oleh sekolah, yang nantinya akan dikembangkan dengan baik,” jelasnya.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan, Utami Sri Andayani, mengungkapkan bahwa PGP angkatan ke-11 sangat berkesan dengan banyak hal positif yang muncul di setiap sekolah. Pihaknya akan terus mendukung program ini.

“Kami selalu memberikan semangat luar biasa kepada para CGP untuk terus belajar dan menyelesaikan Program Guru Penggerak ini yang hampir selesai,” ujarnya. (fah)

Editor : A'an
#sambas #BGP #lokakarya