SAMBAS – Seorang ibu di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas tega membunuh bayinya sendiri yang baru lahir. Satreskrim Polres Sambas saat ini tengah mendalami motif dan melakukan penyelidikan terkait dugaan pembunuhan bayi yang terjadi belum lama ini.
“Kami dari pihak kepolisian, begitu menerima informasi, langsung melakukan penyelidikan. Saat ini, kami masih mendalami motif ibu tersebut yang tega menghabisi anaknya yang baru dilahirkan,” kata Kapolres Sambas, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan, kasus ini terbongkar ketika pelaku, RP, datang ke Puskesmas dengan mengaku mengalami keguguran pada Sabtu (16/11) sekitar pukul 14.00 WIB.
"RP datang ke Puskesmas Paloh dengan keluhan nyeri perut dan mengaku mengalami keguguran. Namun, saat ditangani petugas kesehatan puskesmas, ditemukan luka robek pada kelaminnya. Diduga luka robek tersebut akibat melahirkan bayi," kata Kasatreskrim, Kamis (21/11).
Petugas kesehatan yang menemukan luka tersebut kemudian menanyakan kepada RP mengenai penyebab luka tersebut. “Pihak Puskesmas Paloh langsung menanyakan kepada RP apakah dirinya keguguran atau melahirkan bayi. Barulah RP mengakui bahwa dirinya memang melahirkan seorang bayi di rumah, tepatnya di kamar tidurnya, tanpa sepengetahuan orang lain,” jelas Rahmad.
Mendengar hal tersebut, orang tua RP kemudian mengambil bayi yang dimaksud dan membawanya ke Puskesmas. “Ibu dan ayah RP pergi ke rumah untuk mengambil bayi yang diceritakan RP. Mereka menemukan bayi perempuan, yang kemudian diserahkan kepada pihak Puskesmas Paloh dalam keadaan dibalut kain batik dan dibungkus dengan dua lapis kantong plastik,” katanya.
Setibanya di Puskesmas, bungkusan tersebut dibuka dan ditemukan bayi dalam keadaan meninggal dunia. “Pihak Puskesmas Paloh membuka bungkusan itu dan mendapati bayi tersebut sudah meninggal dunia,” ujar Rahmad. (fah)
Editor : A'an