SAMBAS – Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) menggelar Pelatihan Tata Letak dan Instalasi Pabrik pada Jumat (29/11). Pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan Inovokasi Skema PPTTG yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia; Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi tahun 2024.
"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra, berupa unit usaha lokal dengan merek 'Superburdas', yang merupakan unit usaha bubur pedas instan yang sedang mereka kembangkan," kata Suhendra, ST, M.Sc., yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Pelaksana Inovokasi.
Lebih lanjut, Suhendra menjelaskan bahwa manfaat utama dari kegiatan ini bagi mitra usaha Superburdas adalah peningkatan kapasitas dalam mengelola pabrik secara lebih profesional dan efisien.
Suhendra dan Tim Inovokasi berharap bahwa melalui penerapan ilmu yang didapat, mitra usaha dapat merancang pabrik yang tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga mengurangi biaya operasional.
Selain itu, pelatihan yang digelar di kampus Poltesa ini juga memberikan wawasan tentang bagaimana mengintegrasikan teknologi terbaru dalam proses produksi untuk menjamin kualitas produk yang konsisten. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang rekayasa tata letak pabrik dan instalasi industri, yaitu Mizan Junaidi, S.Tr.T., dan Irma Fahrizal, S.T., M.T.
Materi yang disampaikan oleh para narasumber sangat relevan. Para peserta pelatihan diajarkan cara merancang tata letak pabrik yang efisien, mengoptimalkan penggunaan ruang, serta peralatan untuk meningkatkan produktivitas.
Selain itu, instalasi pabrik yang tepat juga menjadi fokus utama untuk memastikan kelancaran proses produksi dan meminimalkan potensi kerugian akibat kegagalan sistem.
Lanjut Suhendra, secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan usaha mitra serta mendukung tujuan pemerintah dalam meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional.
"Selain pelatihan ini, kegiatan lain yang sudah kami laksanakan adalah pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin-mesin untuk proses produksi bubur pedas instan, meliputi mesin pengering bahan baku, penggoreng bumbu, penyiang pakis, dan pengisi bumbu," pungkasnya. (fah)
Editor : A'an