Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Poltesa Beri Bantuan Mesin Pengolahan Bubur Pedas Instan

A'an • Senin, 16 Desember 2024 | 11:51 WIB
BANTUAN: Tim pelaksana dari Politeknik Negeri Sambas menyerahkan empat jenis mesin dengan fungsi berbeda untuk proses produksi bubur pedas instan kepada mitra.
BANTUAN: Tim pelaksana dari Politeknik Negeri Sambas menyerahkan empat jenis mesin dengan fungsi berbeda untuk proses produksi bubur pedas instan kepada mitra.

SAMBAS – Melalui kegiatan Inovokasi Skema PPTTG yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi tahun 2024, tim pelaksana dari Politeknik Negeri Sambas menyerahkan empat jenis mesin dengan fungsi berbeda untuk proses produksi bubur pedas instan kepada mitra. Mesin-mesin tersebut meliputi: mesin pengering bahan baku bubur pedas, mesin penggoreng bumbu, mesin penyiang daun pakis, dan esin pengisi dan pengemas bumbu pasta.

Kegiatan serah terima dilaksanakan pada Rabu (11/12) kemarin oleh tim pelaksana Inovokasi kepada Ibu Lela, CEO unit usaha bubur pedas instan "Superburdas".

"Kegiatan Inovokasi yang kami laksanakan ini bertujuan untuk mempercepat proses produksi, meningkatkan kualitas, dan kapasitas produk makanan olahan berbasis tradisional, khususnya bubur pedas instan yang sudah memiliki potensi pasar," kata Suhendra, ST, MSc, Ketua Tim Pelaksana Inovokasi Politeknik Negeri Sambas.

Tim pelaksana Inovokasi dari Politeknik Negeri Sambas yang terdiri dari Suhendra ST, MSc, Feby Nopriandy ST, MSi, dan Junardi SP, MSi, berhasil mengembangkan beberapa mesin untuk proses produksi bubur pedas instan dengan sistem operasi semi otomatis.

"Dua mesin hasil karya tim kami, yaitu mesin penyiang daun pakis dan mesin pengisi serta pengemas bumbu pasta, sudah kami usulkan untuk mendapatkan paten," ujar Suhendra.

Ia menjelaskan bahwa teknologi memainkan peran penting dalam mendukung usaha UMKM makanan tradisional instan dengan meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Mesin-mesin produksi bubur pedas instan, seperti pengering, penggoreng, penyiang, dan pengemas, membantu mempercepat proses produksi, mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual, dan memastikan konsistensi produk. Inovasi teknologi dalam pengolahan bubur pedas instan dapat meningkatkan daya saing produk di pasar lokal maupun nasional.

"Dengan proses produksi yang lebih cepat dan efisien, unit usaha dapat memanfaatkan peluang pasar dengan lebih baik, mengurangi biaya distribusi, dan meningkatkan daya saing, yang pada akhirnya akan memperkuat posisi finansial unit usaha dalam jangka panjang. Secara keseluruhan, inovasi teknologi ini dapat membawa dampak positif terhadap pertumbuhan finansial yang berkelanjutan bagi mitra," jelas Suhendra. (fah)

Editor : A'an
#SuperBurdas #poltesa