PONTIANAK POST - Universitas Tanjungpura Pontianak mempersiapkan kuota sebanyak 8.056 untuk penerimaan mahasiswa baru di tahun 2025 ini. Penerimaan mahaiswa baru tersebut akan dibagi melalui tiga jalur, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan seleksi mandiri.
Rektor Untan, Garuda Wiko mengungkapkan kuota penerimaan mahasiswa baru tahun ini di Untan memang mengalami peningkatan.
Meski demikian jika dilihat dari sisi jumlah, tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Hal itu menyesuaikan dengan daya tampung yang dimiliki Untan untuk menerima mahasiswa baru.
"Daya tampung total kita (Untan) untuk mahasiswa baru 8.056 orang. Terdiri dari SNBP itu 1.966 orang, SNBT 3.798 orang dan seleksi mandiri 2.292 orang," ungkapnya.
Garuda Wiko memastikan seluruh proses seleksi penerimaan mahasiswa baru di Untan dilakukan secara transparan, dan akuntabel. Pelaksanaan tes pun telah diatur dengan mekanismen yang jelas oleh panitia penerimaan pusat. Yakni lewat tes komputer sehingga hasil seleksi dipastikan betul-betul objektif.
Ia mengingatkan semua pihak untuk tidak mempercayai jika ada pihak-pihak yang mengiming-imingi hal-hal di luar ketentuan terkait penerimaan mahasiswa baru. Berbagai informasi yang didapatkan menurutnya harus disaring kebenarannya.
"Saya kira informasi itu pengumuman resmi lewat panitia SNPMB atau universitas langsung, kalau ada yang memberikan informasi lain perlu disaring betul kebenarannya," katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor Untan Bidang Akademik Sy. Hasyim Azizurrahman menerangkan khusus untuk SNBP merupakan jalur seleksi yang memiliki kaitan dengan prestasi akademik. Panitia pusat pun telah menentukan sejumlah kriteria untuk sekolah yang diperbolehkan mendaftar.
Begitu juga untuk pelajar, ada sejumlah kriteria yang ditetapkan agar bisa memenuhi persyaratan guna mendaftar di jalur SNBP tersebut. Kemudian setiap sekolah pun diberikan kuota masing-masing sesuai akreditasi untuk mendaftarkan siswanya dijalur SNBP.
"Untuk sekolah akreditasi A maka mendapatkan kuota 40 persen, akreditasi B sebanyak 25 persen, dan akredktasi C sebesar lima persen. Tahun ini sekolah yang menggunakan e-rapor mendapatkan tambahan kuota siwa eligible sebanyak lima persen," jelasnya.
Ia menambahkan, pihak Untan bersama panita pusat telah menggelar sejumlah sosialisasi yang melibatkan langusng sekolah-sekolah se-Kalbar. Begitupun sosialisasi melalui daring, dan media sosial juga telah dimasifkan. Mulai dari cara membuat akun pendaftaran pengisian PDSS serta lainnya.
"Saya pastikan kalau SNBP tidak berbayar dalam arti gratis, dan tidak ada ujian," pungkasnya.(bar)
Editor : A'an