PONTIANAK POST — Kabar bahwa Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) akan mulai dapat dilalui pada Senin (3/3) disambut gembira oleh masyarakat. Diharapkan, peresmian penggunaan jembatan ini dapat memberikan manfaat besar, terutama dalam meningkatkan mobilitas warga selama bulan Ramadan 1446 H dan menjelang Idulfitri.
"Alhamdulillah, saya dengar kabar bahwa mulai 3 Maret 2025, Jembatan Sungai Sambas Besar sudah bisa dilalui," ujar Muhammad, warga Kecamatan Jawai yang saat ini tinggal di Kecamatan Sambas.
Ia berharap pembukaan akses jembatan ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat. Sebelumnya, warga harus menggunakan sarana penyeberangan sungai seperti kapal motor tempel atau kapal feri.
"Kalau jembatan sudah bisa digunakan, kami tidak perlu lagi naik kapal penyeberangan, tidak ada biaya tambahan, dan bisa pulang pergi ke Jawai kapan saja," tambahnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Nanni, warga yang masih memiliki keluarga di Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan. Menurutnya, dengan adanya jembatan ini, perjalanan akan menjadi lebih mudah, terutama saat Idulfitri.
"Saat Lebaran, kalau ingin bersilaturahmi ke keluarga, biasanya harus antre naik kapal penyeberangan, bisa sampai berjam-jam," ujarnya.
Pemkab Pastikan Kesiapan Jembatan
Pemerintah Kabupaten Sambas telah melakukan berbagai persiapan menjelang dibukanya akses JSSB. Setelah menggelar rapat dan pertemuan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar, meninjau langsung kesiapan open traffic JSSB di Desa Makrampai, Kecamatan Tebas, pada Sabtu (1/3).
"Kunjungan ini bertujuan memastikan kelancaran acara seremonial pembukaan akses lalu lintas yang dijadwalkan pada Senin, 3 Maret 2025," ujar Sekda.
Di lokasi, Sekda bersama rombongan memastikan semua persiapan berjalan sesuai rencana agar pembukaan akses jembatan dapat berlangsung dengan baik. Jembatan ini diharapkan dapat mempercepat akses masyarakat, terutama dari wilayah Sambas Utara, serta mendukung mobilitas selama bulan Ramadan.
"Jembatan Sungai Sambas Besar merupakan proyek infrastruktur strategis yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah aktivitas ekonomi, serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap transportasi air," jelasnya.
Dengan dibukanya akses jembatan, waktu tempuh dari dan ke berbagai wilayah di Kabupaten Sambas diperkirakan akan lebih efisien. Masyarakat pun menyambut antusias peresmian ini.
Sekda berharap, acara pada Senin (3/3) menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Sambas dalam meningkatkan infrastruktur dan pelayanan publik. (fah)
Editor : A'an