Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jalan Negara di Kota Sambas Gelap Gulita

Fahrozi PP • Selasa, 25 Maret 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi Jalanan Gelap
Ilustrasi Jalanan Gelap

PONTIANAK POST - Sejumlah kawasan di Kota Sambas gelap saat malam hari lantaran lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada, tak menyala. Diantaranya seperti terlihat di Jalan Negara yakni Jalan Lingkar Rambi – Kartiasa Kecamatan Sambas.

Di kawasan tersebut, telah berdiri tiang Lampu PJU. Hanya saja pada malam hari, lampu yang ada diantaranya redup bahkan banyak yang tidak menyala. Kondisi ini pun membuat tempat itu gelap, yang banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat. Terlebih kawasan tersebut merupakan jalan dengan status negara. Banyak kendaraan yang akan dan pulang dari Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) lewat di-daerah tersebut termasuk hingga malam atau dini hari.

“Sudah lama tak menyala, ada juga lampu PJU yang redup, padahal ini Jalan Negara,” kata Fitri, warga Kecamatan Sambas, Minggu (23/3). Seharusnya dinas terkait sudah turun tangan mengatasi permasalahan ini. Pasalnya sebagai jalan negara, tempat ini sering dilalui warga dari Malaysia yang masuk ke Indonesia melalui PLBN Aruk Sajingan Besar.

“Kalau ada warga Malaysia datang ke Indonesia lewat PLBN Aruk, maka lewat di jalan itu, jadi apa kata mereka tentang kondisi ini,” katanya.

Belum lagi seperti menjelang Idul fitri seperti sekarang, jalan tersebut lalu lintas meningkat, karena arus mudik pekerja migran Indonesia yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang pulang ke kampung halaman lewat PLBN Aruk.

Hal sama dikeluhkan Asim, warga setempat. Gelapnya kondisi jalan juga terjadi di jembatan yang ada di kawasan tersebut, sehingga menjadi rawan. Begitu juga disampaikan Irul, dirinya akui jika kondisi tidak maksimalnya lampu PJU sudah lama terjadi.

“Sudah lama terjadi, dan tampaknya tak ada perubahan,” katanya.

Mendorong optimalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) agar maksimal memberikan pelayanan pemerataan penerangan, DPRD Kabupaten Sambas melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya, belum lama ini.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo menyebutkan sarana lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) memiliki manfaat penting bagi aktivitas kehidupan masyarakat. Sehingga dalam pelayanan yang diberikan pemerintah melalui dinas terkait, bagaimana mengupayakan pemerataan penerangan di wilayah Kabupaten Sambas.

"Kami dari komisi III DPRD Kabupaten Sambas melihat ke Dinas Perhubungan Kubu Raya untuk sharing terkait pengelolaan PJU, karena ini bagian penting pelayanan kepada masyarakat terutama  dalam pemerataan penerangan di wilayah Kabupaten Sambas," kata Figo.

Salah satu yang dilakukan untuk optimalisasi pemerataan penerangan oleh Kubu Raya. Bagaimana membagi beberapa target lokasi.

 

 

“Pengelolaan PJU yang dilakukan, target lokasi menjadi salah satu pertimbangan. Lokasi jalan poros yang rawan kecelakaan, rawan kriminalitas, tempat ibadah, sarana pendidikan, sarana dan prasarana sosial lainnya menjadi prioritas pengelolaan PJU,” katanya.

Pemerataan penerangan yang maksimal. Bagian dari wujud dan komitmen pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, PJU juga menjadi sektor pendapatan asli daerah yang sangat potensial.

“Selain sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat terutama memberikan kenyamanan masyarakat dalam beraktifitas dimalam hari, pengelolaan PJU diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah yang berkontribusi dalam pembangunan. Kami berharap dengan dimaksimalkan lampu PJU, juga akan berpengaruh terhadap PAD yang nantinya bisa digunakan untuk pembangunan daerah,” katanya.(fah)

Editor : A'an
#arus mudik #tak menyala #lampu penerang jalan umum #redup #plbn aruk