PONTIANAK POST – Sejumlah objek wisata di Kabupaten Sambas dipadati pengunjung sejak dua hari setelah Idulfitri 1446 H/2025. Masyarakat memanfaatkan libur Lebaran untuk bertamasya bersama keluarga, menikmati keindahan alam, serta menghadiri berbagai hiburan yang diselenggarakan di tempat-tempat wisata.
Salah satu lokasi wisata yang paling banyak dikunjungi adalah Pantai Tanjung Api di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh. Pantai ini selalu menjadi pilihan utama masyarakat saat libur Lebaran, sebagaimana yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Selain menikmati keindahan alam, para pengunjung juga dihibur dengan pertunjukan musik dari sejumlah grup yang diundang khusus untuk meramaikan suasana.
Kehadiran panggung hiburan ini semakin menambah daya tarik wisatawan, yang tidak hanya berekreasi tetapi juga menikmati suasana pantai dengan alunan musik yang meriah. "Alhamdulillah, setiap Idulfitri, Pantai Tanjung Api selalu menjadi destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan," ujar Jefri, pengurus tempat wisata Pantai Tanjung Api, Kamis (3/4).
Menurutnya, para pengunjung yang datang biasanya dalam rombongan keluarga besar. Bahkan, banyak di antara mereka berasal dari luar Kabupaten Sambas, seperti daerah lain di Kalimantan Barat. "Bukan hanya dari Sambas, banyak juga yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Barat," tambahnya.
Selain menikmati pemandangan pantai dan berbagai fasilitas wisata, beberapa pengunjung memilih bermalam di penginapan yang tersedia atau menyewa tenda yang disiapkan oleh pengelola. Dari segi jumlah pengunjung, Jefri mengungkapkan bahwa terjadi lonjakan signifikan selama libur Lebaran, mencapai sepuluh kali lipat dibandingkan hari biasa. "Dalam satu hari, pengunjung bisa mencapai hampir seribuan orang. Tren ini sudah terlihat sejak dua hari setelah Lebaran dan kemungkinan akan terus berlangsung hingga libur sekolah dan cuti kerja berakhir," jelasnya.
Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana, menyebutkan bahwa kawasan wisata pantai di Sambas, terutama di Temajuk, Kecamatan Paloh, serta di Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan, semakin diminati masyarakat. "Wisata pantai di Kabupaten Sambas memiliki daya tarik karena keindahannya. Ini tentu menjadi hal positif yang bisa terus dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke daerah kita," ujarnya.
Yakob juga menambahkan bahwa dengan diresmikannya Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB), akses menuju kawasan wisata, khususnya di Jawai dan Jawai Selatan, menjadi lebih mudah. "Peresmian JSSB membawa dampak positif bagi wisata di Jawai dan Jawai Selatan. Kini, akses ke tempat-tempat wisata di sana semakin mudah, sehingga jumlah pengunjung diperkirakan akan terus meningkat," katanya. Dengan kemudahan akses dan meningkatnya minat wisatawan, diharapkan sektor pariwisata di Kabupaten Sambas terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. (fah)
Editor : Hanif