PONTIANAK POST — Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Sambas, Rachmad Robbi, menyampaikan bahwa tempat wisata Danau Sebedang di Kecamatan Sebawi menjadi penyetor retribusi tertinggi selama libur Idulfitri 1446 H.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sambas, kami menyampaikan apresiasi kepada pengelola Danau Sebedang, khususnya masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Danau Sebedang, atas kontribusinya melalui pembayaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Kesenian dan Hiburan.
Semoga Danau Sebedang semakin maju dan pajak yang disetorkan terus meningkat demi pembangunan Sambas yang Berkah dan Berkemajuan,” ujar Robbi, belum lama ini.
Menurutnya, melalui Pokdarwis Paggong Sebedang, pengelola membuka kawasan wisata tersebut selama enam hari libur lebaran. Seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib serta mampu memberikan dampak positif terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Danau Sebedang menyumbang Rp24 juta dari kegiatan selama Idulfitri. Selama ini, pengelola Danau Sebedang juga selalu tertib menyampaikan laporan pajaknya. Ini patut menjadi contoh bagi event organizer dan pelaku kegiatan pariwisata lainnya agar melaksanakan kewajiban secara administratif dengan baik,” katanya.
Ketua Pokdarwis Paggong Sebedang, Ardy Sanjaya, menjelaskan bahwa selama masa libur Idulfitri 1446 H, total tiket yang terjual sebanyak 240 blok. Dengan sistem bagi hasil pajak sebesar 10 persen, pihaknya menyerahkan Rp24 juta kepada Bakeuda Kabupaten Sambas. “Penyerahan kami lakukan bersama Panitia Pelaksana Kegiatan Idulfitri Danau Sebedang,” jelas Ardy.
Total pengunjung selama kegiatan mencapai sekitar 24.000 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 7.000 di antaranya merupakan anak-anak dan lansia yang tidak dikenai tiket masuk. Pembelian tiket hanya berlaku hingga pukul 16.00 WIB, meski pengunjung masih terus berdatangan hingga setelah waktu tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi semangat panitia dan seluruh pengurus Pokdarwis yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik,” ujar Ardy. Saat ditanya soal peningkatan pengunjung dibanding tahun sebelumnya, Ardy menyebutkan terjadi lonjakan signifikan. Tahun lalu, jumlah pengunjung berkisar 15.000 orang. Salah satu faktor peningkatan adalah kemudahan akses berkat selesainya pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB).
“Dengan adanya JSSB, kunjungan dari luar daerah seperti Pontianak, Mempawah, Singkawang, dan sekitarnya juga meningkat,” katanya. Pokdarwis Paggong Sebedang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung kelancaran kegiatan, mulai dari unsur pengamanan, partisipasi masyarakat, hingga pelaku UMKM. (fah)
Editor : Hanif