PONTIANAK POST - Sebanyak 306 Calon Jamaah Haji (CJH) dari Kabupaten Sambas telah memulai kegiatan manasik haji. Dalam pembukaan resmi yang digelar Senin (14/4) di halaman Kantor Kementerian Agama Sambas, Bupati Sambas, H Satono, mengimbau seluruh calon tamu Allah untuk benar-benar mempersiapkan diri, terutama menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.
Berdasarkan data keberangkatan tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi, daftar CJH yang diberangkatkan disusun berdasarkan nomor porsi, penggabungan mahram, dan prioritas lansia. Jumlah total peserta dari Sambas adalah 306 orang. Jamaah tertua berusia 79 tahun atas nama Amat Subri Drahman dari Kecamatan Salatiga, sementara yang termuda adalah Humaira Maharani Alfian, 18 tahun, dari Kecamatan Pemangkat.
Lima kecamatan yang tercatat sebagai penyumbang jamaah terbanyak adalah Sambas, Pemangkat, Jawai, Galing, dan Tebas.
Dalam sambutannya, Bupati H Satono menyampaikan bahwa manasik haji merupakan bagian penting dari persiapan intensif bagi para jamaah sebelum menuju Tanah Suci. Ia menegaskan bahwa manasik bukan sekadar kegiatan formal, melainkan bekal yang penting dalam menjalankan ibadah yang tidak hanya menuntut kesiapan fisik, tapi juga spiritual.
Menunaikan ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima, menurutnya, memerlukan kesiapan mental dan fisik yang optimal. Ia juga menekankan pentingnya menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Bupati juga mengajak seluruh jamaah untuk menjaga kekompakan selama proses keberangkatan hingga kembali ke tanah air, saling mendukung, serta menjaga nama baik Kabupaten Sambas. Ia menambahkan bahwa kesempatan menunaikan haji adalah nikmat dari Allah SWT yang harus disyukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. (fah)
Editor : Hanif