Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Teliti Kasus Trafficking, Kasat Reskrim Polres Sambas Raih Gelar Doktor

Fahrozi PP • Rabu, 23 April 2025 | 11:55 WIB
PROMOSI DOKTOR: Kasatreskrim Polres Sambas saat sidang promosi Doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Senin (21/4).
PROMOSI DOKTOR: Kasatreskrim Polres Sambas saat sidang promosi Doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Senin (21/4).

PONTIANAK POST – Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Dalam sidang promosi doktor yang digelar Senin (21/4), bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-46, ia memaparkan hasil penelitiannya yang berjudul; Pencegahan dan Penanggulangan Korban Trafficking di Kalimantan Barat oleh Pihak Kepolisian Perspektif Maqashid Syariah.

“Alhamdulillah, penelitian yang saya ajukan telah diterima,” ujar AKP Rahmad Kartono. Sidang promosi doktor tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis. Dalam paparannya, Rahmad Kartono mengungkapkan bahwa kasus perdagangan orang (trafficking) di Kalimantan Barat masih cukup tinggi, terutama disebabkan oleh banyaknya warga yang tergiur bekerja di luar negeri melalui jalur tidak resmi.

“Banyak korban perdagangan orang tergiur iming-iming gaji besar. Mereka terobsesi bekerja di luar negeri, baik secara legal maupun ilegal. Bahkan, ada sejumlah tawaran kerja yang justru mengarah pada praktik perdagangan manusia,” jelasnya.

Penelitiannya juga menekankan pentingnya peran kepolisian dalam menjalankan langkah preventif dan represif untuk mencegah serta menanggulangi kasus trafficking. Ia menyatakan, pencegahan memerlukan keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat, agar lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih agen tenaga kerja luar negeri.

“Perlu ada upaya komprehensif agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban human trafficking. Kepolisian telah melakukan berbagai tindakan preventif dan represif, namun keberhasilan upaya ini tetap memerlukan dukungan semua elemen,” pungkasnya. (fah)

Editor : Hanif
#ilmu hukum #AKP Rahmad Kartono #gelar doktor #sambas #UIN Alauddin Makassar #Kasat Reskrim Polres #Maqashid Syariah