PONTIANAK POST - Sebagai daerah dengan penghasil pertanian, peran petani sangat penting dalam rangka mengembangkan bidang ini. Sehingga perhatian harus diberikan kepada mereka yang berkecimpung di sektor tersebut.
“Petani memiliki peran penting dalam meningkatkan pertanian, yang ini akan memberikan dampak pada kesejahteraan di wilayah Kabupaten Sambas,” kata Erwin Johana, anggota DPRD Kabupaten Sambas, belum lama ini.
DPRD Kabupaten Sambas, sebagai badan legislatif berupaya memberikan peranan sesuai wewenang kepada petani dalam rangka peningkatan produksi pertanian. Termasuk dalam rangka mendorong para pemuda untuk terjun di bidang pertanian.
“Dalam pertanian, harus melibatkan banyak petani muda, sebagai regenerasi yang dapat menjamin keberlanjutan pada sektor pertanian di Kabupaten Sambas. Sehingga kami berharap nantinya ada peningkatan produksi pertanian yang melibatkan petani muda,” katanya.
Dengan demikian, diharapkan nanti beras Sambas terus surplus dan bisa diekspor ke negara Malaysia. “Kabupaten Sambas sebagai daerah pertanian, sangat berpeluang untuk mengekspor beras, mengingat lahan sawahnya sangat luas sehingga hasil pertanian bisa terus dikembangkan,” katanya.
Sesuai data optimasi lahan sawah di Kabupaten Sambas kurang lebih mencapai 15 ribu hektare. Terluas ada di wilayah Kecamatan Tangaran kemudian Tebas. Kemudian sesuai data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, saat ini progres konstruksi optimasi lahan sudah mencapai 13 ribu hektare, sehingga sisanya kurang lebih 43 hektar.
Rinciannya, terluas berada di Kecamatan Tangaran dengan 2.087 Ha, kemudian Tebas seluas 2005 Ha, Semparuk seluas 1621 Ha, Selakau seluas 1416 Ha, Paloh 1205 Ha, Jawai Selatan 1204 Ha, Teluk Keramat 904 Ha, Pemangkat seluas 904 Ha, Salatiga seluas 892 Ha, Selakau Timur seluas 746 Ha, Tekarang seluas 588 Ha, Sejangkung 512 Ha, Galing seluas 447 Ha, Jawai seluas 358 Ha Sajad seluas 103 Ha.
Dari data tersebut, yang sudah seratus persen dioptimasi yakni di Kecamatan Selakau, Pemangkat dan Semparuk. Sementara untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada di Kabupaten Sambas untuk optimasi lahan sebanyak 98. Luasan lahan yang ada di Kabupaten Sambas, menjadi bagian dari progres konstruksi optimasi lahan di Kalimantan Barat seluas 34.573 hektare dengan sida konstruksi optimasi lahan 4.580 hektare. (fah)
Editor : Hanif