Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

KKL Mahasiswa Untan Sambangi Perbatasan Negara di Sajingan Besar

Fahrozi PP • Senin, 5 Mei 2025 | 11:55 WIB
PASAR ARUK: Wisata Aruk di Kecamatan Sajingan Besar menjadi salah satu lokasi KKL Magister Ilmu Ekonomi Untan Pontianak angkatan XXXIII.
PASAR ARUK: Wisata Aruk di Kecamatan Sajingan Besar menjadi salah satu lokasi KKL Magister Ilmu Ekonomi Untan Pontianak angkatan XXXIII.

PONTIANAK POST — Kecamatan Sajingan Besar, yang merupakan wilayah perbatasan antarnegara, menerima peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Magister Ilmu Ekonomi Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak angkatan XXXIII. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Upaya Mitigasi untuk Mengatasi Kerentanan Pekerja Lintas Batas Antarnegara.”

Camat Sajingan Besar, Obertus, mengucapkan terima kasih atas kedatangan peserta KKL dan menjadikan wilayahnya sebagai lokasi kegiatan. “Kami menyampaikan terima kasih kepada peserta KKL Magister Ilmu Ekonomi Untan yang telah memilih Sajingan Besar sebagai tujuan kegiatan. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi wilayahnya sebagai pintu lintas batas antarnegara. “Apa yang dibahas dalam FGD benar-benar menyentuh realitas di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia KKL, Teddy Wahyudi, menjelaskan bahwa FGD ini merupakan upaya melihat langsung permasalahan kerentanan yang dihadapi para pekerja lintas batas. Dengan demikian, para peserta dapat memahami tantangan yang dialami oleh tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri. “Kami mencoba merumuskan Rekomendasi Mitigasi Berbasis Partisipasi, yaitu dengan menghimpun masukan dan solusi yang realistis dan relevan melalui diskusi yang melibatkan berbagai pihak,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa pascasarjana dituntut untuk mengintegrasikan teori akademik dengan praktik lapangan, khususnya terkait isu-isu ekonomi dan sosial yang bersifat struktural maupun kultural.

“Melalui kegiatan ini, para peserta dapat merasakan secara langsung bagaimana menganalisis persoalan nyata dengan pendekatan partisipatif. Kami berharap kegiatan ini membawa dampak positif, khususnya bagi pembangunan wilayah perbatasan di Kecamatan Sajingan Besar,” tutupnya. (fah)

Editor : Hanif
#Sajingan Besar #Ilmu Ekonomi #untan #Perbatasan Antarnegara #Kkl #FGD