Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jumlah Hewan Kurban Kabupaten Sambas Diperkirakan Turun: Dilihat Dari Lalu Lintas Ternak

Fahrozi PP • Selasa, 13 Mei 2025 | 11:37 WIB
Makbullah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet menjelaskan minat masyarakat dalam mencari hewan kurban tampak menurun dibanding tahun sebelumnya.
Makbullah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet menjelaskan minat masyarakat dalam mencari hewan kurban tampak menurun dibanding tahun sebelumnya.

PONTIANAK POST - Berdasarkan hasil pemantauan dan pendataan awal dari Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Perikanan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, hingga pertengahan Mei 2025—atau sekitar sebulan menjelang Idul Adha—terindikasi adanya penurunan jumlah hewan kurban.

Hal ini disampaikan oleh Makbullah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet. Ia menjelaskan bahwa sejauh ini, minat masyarakat dalam mencari hewan kurban tampak menurun dibanding tahun sebelumnya. Penurunan tersebut menjadi salah satu indikasi awal potensi berkurangnya jumlah hewan kurban tahun ini.

"Kalau melihat dari minat masyarakat saat ini, tampaknya ada penurunan, namun kita belum bisa pastikan bagaimana kondisinya dalam dua puluh hari ke depan menjelang Idul Adha," ujar Makbullah.

Dinas terkait akan terus memantau perkembangan di lapangan, termasuk pergerakan hewan kurban di masyarakat. Selain itu, mereka juga gencar melakukan sosialisasi mengenai kewaspadaan terhadap penyakit ternak.

Secara keseluruhan, Kabupaten Sambas memiliki stok potensial sekitar 2.382 ekor sapi dan stok siap sebanyak 1.297 ekor, sementara kebutuhan mencapai 1.820 ekor. Untuk kambing, stok potensial tercatat 8.023 ekor, dengan stok siap 106 ekor dan kebutuhan sekitar 1.157 ekor.

Sebagai langkah antisipatif menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemkab Sambas telah melakukan pendataan, pemeriksaan, serta edukasi mengenai kesehatan hewan. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan ternak sebelum pelaksanaan kurban.

Makbullah menambahkan, imbauan kewaspadaan terhadap penyakit hewan telah disampaikan kepada seluruh camat di wilayah Sambas, untuk diteruskan kepada petugas peternakan kecamatan serta para peternak penyedia hewan kurban. (fah)

Editor : Hanif
#Lalu Lintas Ternak #kesmavet #hewan kurban #Kabupaten Sambas