PONTIANAK POST - Lantunan Ayat Ayat Suci Alquran menggema di halaman Kantor Camat Tangaran, saat ratusan siswa SD Kelas VI dan SMP se-Kecamatan Tangaran ikuti Khataman Akbar Alquran. Kegiatan yang berlangsung Senin (16/6) lalu ini dihadiri Wakil Bupati Sambas, H Heroaldi Djuhardi Alwi.
Wabup mengharapkan ajang ini bisa dilaksanakan sekolah sekolah ketika muridnya akan lulus. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Sambas, kita menyambut baik program khataman akbar Al Quran Kecamatan Tangaran ini. Saya mengimbau agar seluruh sekolah dapat melaksanakan hal sama. Bagaimana siswanya dapat khataman ketika menamatkan sekolah dasar."
Dia menyampaikan, semakin banyak program Khataman Alquran, semakin memperkuat akhlak atau karakter yang baik pada diri siswa. Hal inilah yang harus dilakukan dalam rangka meningkatkan pembangunan keagamaan.
Kegiatan ini diungkapkannya, sudah dilakukan Pemkab Sambas melalui program 1000 Hafidz atau para penghapal Alquran. "Program 1000 penghapal Alquran atau Hafidz, mengangkat aspek keagamaan dan insyaa Allah diprogramkan untuk seluruh Kabupaten Sambas," katanya.
Hero mengapresiasi gelaran khataman akbar Alquran. Dukungan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sambas terhadap program dan kegiatan pembangunan sangat diharapkannya, termasuk aspek keagamaan. Khususnya program berkaitan khataman Alquran.
Kepada para orang tua, Heroaldi mengajak memperhatikan penuh tumbuh kembang anak dan lingkungannya. Jangan dikekang, tetapi diarahkan. Jangan dibentak dan dilarang. Kemajuan zaman, lanjutnya, menuntut kreatifitas berpikir cemerlang kedepan.
"Sebagai orang tua harus ikut memberikan arahan dan mengawasi tindakan anak-anak bukan hanya di rumah. Era modern ini, anak-anak sangat peka, tajam pemikirannya, sensistif hatinya. Sehingga kegiatan khataman Alquran adalah bagian mengajarkan ilmu agama yang harus menjadi satu kesatuan antara ilmu dan agama," katanya.
Camat Tangaran, H Suhut Firmansyah pelaksanaan khataman Alquran se Kecamatan Tangaran, berawal dari tindak lanjut program inovasi dari Kecamatan Tangaran tepatnya pada 2024. Bagaimana tujuan utama khataman Alquran.
“Terlepas dari itu semua, bagian terpenting dari Khataman Akbar ini memastikan anak-anak untuk menamatkan SD dan masuk kelas 7 nantinya sudah khataman Alquran," kata Camat Tangaran.
Baca Juga: Pemkab Kayong Utara Serahkan SK untuk 924 ASN Baru, Siap Bertugas
Diharapkan dia, saat melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, para generasi muda dapat fokus dengan program diatasnya yakni Tahfizh Quran.
Suhut juga mengajak semua pihak memiliki empati atau kepedulian dengan kondisi generasi muda. Para orang tua wajib menyiapkan anak-anaknya agar bisa khatam Alquran.(fah)
Editor : Hanif