Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kecamatan Tangaran Siap Sambut Safari Dakwah Putra Almarhum Zainuddin MZ

Fahrozi PP • Rabu, 25 Juni 2025 | 13:48 WIB
RAPAT PERSIAPAN: Kegiatan musyawarah dalam rangka Safari Dakwah KH. Muhammad Syauqi MZ anak dari Dai Kondang KH Zainuddin MZ rahimahullah di Tangaran.
RAPAT PERSIAPAN: Kegiatan musyawarah dalam rangka Safari Dakwah KH. Muhammad Syauqi MZ anak dari Dai Kondang KH Zainuddin MZ rahimahullah di Tangaran.

PONTIANAK POST - Kecamatan Tangaran mulai melakukan persiapan dalam rangka Safari Dakwah Pengurus Wakaf Alquran Provinsi Kalimantan Barat. Rencananya safari dakwah ini mengajak KH Muhammad Syauqi MZ, anak dari Dai Kondang KH Zainuddin MZ rahimahullah yang dijadwalkan pada awal Juli 2025.

"Kami dari Pemerintah Kecamatan Tangaran memusyawarahkan persiapan Safari Dakwah Pengurus Wakaf Alqur’an Provinsi Kalimantan Barat bersama KH Muhammad Syauqi MZ anak dari Dai Kondang KH Zainuddin MZ rahimahullah. Dijadwalkan awal Juli 2025 di Kecamatan Tangaran khususnya di Masjid Nurul Huda Simpang Empat," kata Sekcam Tangaran,  Endi Kurniawan, usai menghadiri pengukuhan  Dewan Kemakmuran Masjid Nurul Huda Desa Simpang Empat Kecamatan Tangaran.

Menurutnya agenda besar tersebut harus disukseskan. Sehingga kegiatan tersebut harus disukseskan bersama. "Insya Allah Kecamatan Tangaran akan menggelar agenda besar. Sesuai pertemuan dengan tokoh masyarakat dan agama Kecamatan Tangaran di Masjid Nurul Huda, safari insya Allah dijadwalkan 2 Juli 2025 Ba’da Ashar. Mudah mudahan atas doa bersama penjadwalan safari dakwah ini lancar dan sukses," kata Endi.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Camat Tangaran, Endi Kurniawan mengapresiasi keberadaan DKM Nurul Huda yang merupakan Masjid Besar Kecamatan Tangaran. "Keberadaan DKM,  membersamai umat dan meramaikan aktifitas keagamaan di Masjid Besar Kecamatan Tangaran," katanya.

Diharapkan, kepengurusan DKM periode yang baru atau 2025-2030, dapat merumuskan banyak ide-ide segar dalam mengelola dan memakmurkan masjid. Menjadikan Masjid Nurul Huda tempat beribadah yang nyaman bagi para jamaah, menjadi tempat dakwah dan atau kegiatan ibadah yang representatif. (fah)

Editor : Hanif
#safari dakwah #Tangaran #sambas #dai kondang