PONTIANAK POST - Mengenakan baju adat daerah, warnai upacara Peringatan HUT Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas ke-26 tahun 2025, Selasa (15/7). Tak hanya di jajaran pemerintahan, sejumlah sekolah juga menerapkan kepada guru dan siswanya kenakan baju adat tradisional untuk peringatan momen perjalanan sejarah daerah.
Seperti diterapkan di SD yang ada di Kota Sambas, para siswa sekolah tersebut mengenakan baju adat saat pergi ke sekolah pada Selasa (15/7). Sejumlah orang tua murid pun akui penerapan ini setiap tahun untuk peringatan HUT Sambas.
“Ya, kenakan baju adat daerah, karena peringati HUT Sambas, dan kebijakan ini sudah dari tahun tahun sebelumnya,” kata Risma, salah satu orang tua siswa.
Hal sama juga diakui Muhammad, orang tua siswa SD lainnya, juga membenarkan jika mengenakan baju daerah menjadi sebuah hal positif. Lantaran ini akan menjadi pengingat terutama bagi generasi penerus mengenai salah satu momen penting.
“Ini menjadi momentum mengingatkan kepada semua, termasuk generasi penerus mengenai pentingnya perjalanan sejarah, dan ini harus diketahui anak cucu kita,” katanya.
Sementara itu, syukuran, ramah tamah hingga makan besaprah menjadi rangkaian setelah pelaksanaan Upacara HUT Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas ke 26 tahun 2025, Selasa (15/7).
Di hari tersebut, seluruh peserta upacara kenakan baju khas melayu. Bahkan di sejumlah sekolah, kebijakan ini diterapkan di beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Sambas, sebagai upaya mengingat salah satu sejarah daerah.
Dalam pelaksanaan upacara yang langsung dipimpin Bupati Sambas, H Satono kemudian dihadiri Wakil Bupati Sambas, H Heroaldi, Forkopimda Sambas, berjalan khidmat.
Dimulai dengan penyambutan tamu, dilanjutkan dengan defile peserta upacara. Kemudian juga dimeriahkan dengan penampilan tari kolosal. Ada juga dalam rangkaian kegiatan, penyerahan penghargaan dan bantuan di momen HUT Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas. Sebelum diakhiri dengan syukuran, ramah tamah dan makan besaprah.
Bupati Sambas Satono menekankan pentingnya kolaborasi antar semua pihak serta masyarakat dalam rangka memajukan Kabupaten Sambas. “Sebagai daerah perbatasan, Kabupaten Sambas menjadi wilayah yang terus maju, ini tak hanya kerja dari pemerintah melainkan dukungan dari semua pihak,” kata Satono.
Anggota DPRD Kabupaten Sambas Yakob Pujana menyampaikan momen HUT tahun ini, diharapkan menjadi semangat bersama untuk terus meningkatkan pembangunan yang sudah dicapai hingga saat ini. "Momen peringatan harus menjadi semangat bersama membangun daerah," kata Yakob Pujana. (fah)
Editor : Hanif