PONTIANAK POST- Desa Merabuan dan Arung Parak ditetapkan menjadi pusat Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Kecamatan Tangaran 2025. Tahapan demi tahapan dilakukan untuk mencapai sasaran yakni pembangunan jalan rabat beton yang menghubungkan dua desa tersebut.
"Alhamdulillah, tahun ini, program PISEW membuka akses Merabuan Arung Parak, dan titik pekerjaan yang telah disepakati, insya Allah mendapat respon positif dari pihak Balai,” kata Camat Tangaran Suhut Firmansyah, usai pertemuan lintas sektor.
Dimana saat ini, sudah masuk tahapan Pertemuan Kecamatan I dan proses kemajuannya mencapai kurang lebih 30 persen.
Hal ini sesuai hasil pertemuan digelar di ruang rapat kantor camat, Rabu (15/10), yang dihadiri Kepala Desa Merabuan dan Arung Parak, perwakilan Polsek, Pengurus Kelompok Kerjasama Antar Desa (KKAD) dan Pendamping PISEW Kecamatan Tangaran Edwardus Boy dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW).
"Dalam pertemuan banyak terbuka wawasan penting dan bekal persiapan kepada Pengurus KKAD Merpa selaku Kelompok Kerjasama yang akan melaksanakan Program PISEW di Desa Merabuan dan Arung Parak, Kecamatan Tangaran," katanya.
Pertemuan menjadi ajang koordinasi dan komunikasi sekaligus sebagai momentum mensosialisasikan program dan persiapan untuk ke tahap selanjutnya.
Suhut menyebutkan, keberadaan Tenaga Pendamping Program PISEW, diharapkan memberikan kemudahan KKAD melaksanakan program pembangunan.
Untuk PISEW Tangaran 2025, sasarannya adalah pembangunan jalan rabat beton yang menghubungkan Desa Merabuan dan Arung Parak.
"KKAD agar bekerja sesuai petunjuk teknis dan pelaksanaan. KKAD dan Tenaga Pendamping PISEW harus berkolaborasi dengan baik, sehingga bagaimana pekerjaan atau program ini terlaksana dengan baik, dan pertanggungjawabannya juga dapat dipenuhi dengan baik,” kata Suhut. (fah)
Editor : Hanif