PONTIANAK POST - Seorang perempuan lanjut usia yakni Nuraya (69) tahun, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sekitar tujuh hari pencarian. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di lahan kebun yang jaraknya sekitar 2,5 kilometer dari pemukiman warga.
Tim SAR Gabungan, yang diantaranya dari Polres Sambas dan Basarnas, bersama dengan masyarakat, selama dikabarkan hilang melakukan pencarian terhadap Nuraya. Namun demikian, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Hingga akhirnya pada Rabu, 29 Oktober 2025 sekitar pukul 14.30 WIB. Seorang warga melaporkan adanya penemuan sosok jenazah yang akhirnya diketahui adalah korban, yang kondisinya tertelungkup.
“Pada Rabu (29/10), sekitar pukul 14.30 WIB, Polres Sambas telah menerima laporan bahwa ditemukannya jenazah seorang perempuan di Dusun Sekuyang, Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas,” kata Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko.
Selanjutnya, diketahui korban yang ditemukan adalah Nuraya, 69 tahun. Seorang perempuan beralamat di Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, yang saat itu tinggal di rumah anaknya di Desa Gapura, Kecamatan Sambas, dan dikabarkan tidak berada di kamarnya.
Diceritakan, jika ada sejumlah warga mencium aroma tidak sedap dari sebuah lahan kebun yang ada di Dusun Sekuyang yang berbatasan dengan Desa Gapura dan Desa Kartiasa.
“Karena bau menyengat mereka pun mengecek ke sumber bau, dan dilihat ada jenazah dalam posisi tertelungkup,” katanya. Melihat hal itu, warga melaporkan ke pihak desa yang diteruskan ke kepolisian serta Basarnas. “Selanjutnya Tim dari Polres Sambas bersama Basarnas datang ke lokasi, serta melakukan evakuasi jenazah korban,” katanya.
Hasil pemeriksaan saksi termasuk keluarga korban, Nuraya pada 23 Oktober 2025 sekitar pukul 02.00 WIB tidak berada di kamarnya saat berada di rumah anaknya di Desa Gapura. Kemudian dilakukan pencarian, hasilnya juga nihil.
“Kalau pengakuan anaknya, korban ini meski sudah usia lanjut, tapi masih sehat secara fisik, hanya saja sering mengalami linglung atau kurang ingatan, sehingga diduga keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Pos SAR Sintete Zulhijah menyampaikan pihaknya turun dalam melakukan pencarian terhadap korban yakni Nuraya (69), nenek yang hilang di hutan Desa Gapura, Kecamatan Sambas. “Kurang lebih sudah tujuh hari, pencarian dilakukan bersama tim gabungan,” katanya.
Dimana saat itu, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 2,5 kilometer dari pemukiman warga. Saat pencarian, ditemukan jejak kaki yang mengarah ke hutan, sehingga pencarian difokuskan ke arah tersebut. (fah)
Editor : Hanif