PONTIANAK POST – Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana, memberikan apresiasi atas pencapaian Pemerintah Kabupaten Sambas yang berhasil meraih pertumbuhan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di antara 12 kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sambas.
“Kami mengapresiasi capaian Pemkab Sambas. Ini adalah hasil dari program-program yang telah dijalankan, yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan menjadikan Sambas sebagai kabupaten dengan pertumbuhan IPM tertinggi,” kata Yakob Pujana.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar, IPM Kabupaten Sambas pada tahun 2025 mencapai angka 72,08, yang menempatkan Kabupaten Sambas sebagai daerah dengan IPM tertinggi di antara dua belas kabupaten di Kalbar . Pencapaian ini didorong oleh kemajuan di berbagai sektor, terutama dalam bidang ekonomi yang menjadi fokus pemerintah.
“Banyak sektor yang berkontribusi terhadap peningkatan IPM, dan salah satu yang paling signifikan adalah sektor ekonomi. Dengan pencapaian ini, banyak peningkatan yang terjadi di Kabupaten Sambas, dan kami berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Yakob Pujana, yang juga merupakan legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Bupati Sambas, H. Satono, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus bekerja sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, apa yang kita capai ini adalah hasil kerja keras semua pihak. Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada jajaran pemerintah daerah, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, pelaku usaha, dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” kata Satono.
Bupati juga berharap agar Sambas dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga kedepannya Kabupaten Sambas bisa masuk dalam kategori pembangunan manusia “sangat tinggi.”
Peningkatan angka IPM Kabupaten Sambas didukung oleh hampir seluruh dimensi utama, termasuk kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Beberapa data signifikan yang mendukung pencapaian ini antara lain: Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat Sambas pada 2025 tercatat mencapai 74,80 tahun, Harapan Lama Sekolah (HLS) meningkat menjadi 12,77 tahun, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) juga mengalami kenaikan dari 6,76 tahun menjadi 7,00 tahun. Selain itu, Pengeluaran Riil Per Kapita per tahun tercatat mencapai Rp11,94 juta, meningkat sekitar 3,48 persen dibandingkan tahun 2024.
Dengan pencapaian-pencapaian ini, Kabupaten Sambas menunjukkan progres yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup warganya dan menjadi contoh keberhasilan dalam pembangunan manusia di Kalbar.(fah)
Editor : Hanif