PONTIANAK POST - Sejumlah pelaku usaha, UMKM berharap kegiatan Car Free Day (CFD) Sambas terus berlanjut di 2026. Lantaran, mereka mengakui ajang tersebut selalu diramaikan pengunjung sehingga membuka peluang bagi para pedagang untuk mendapatkan tambahan penghasilan.
Seperti diakui Rahmad, adanya kegiatan CFD Sambas, sejumlah pelaku ekonomi dan UMKM yang berjualan di area tersebut setiap Hari Minggu seperti dirinya. Mendapatkan tambahan penghasilan yang selanjutnya berdampak bagi perekonomian keluarga.
“Alhamdulillah, sejak ada kegiatan CFD yang dikelola DInas Perhubungan bersama dengan DIskumindag serta pihak pelaksana kegiatan, memberikan tambahan peluang bagi kami selaku pedagang kecil atau UMKM di Sambas,” kata Rahmad, pedagang yang setiap Hari Minggu berjualan di area CFD Sambas, Minggu (14/12).
Termasuk ketika adanya kegiatan dari OPD yang ada di Lingkungan Pemkab Sambas dengan programnya masing-masing. Juga menambah keramaian di acara tersebut, selain adanya senam sehat, aneka permainan tradisional dan kulineran yang memang rutin diadakan.
Sehingga dirinya berharap, kegiatan CFD Sambas dapat terus dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di tahun 2026. “Kami sangat berharap, kegiatan CFD Sambas ini terus dilaksanakan, termasuk di Tahun 2026,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Kiara Maharani, pelaku Usaha yang menjajakan jualannya setiap ada ajang CFD Sambas. Diakuinya adanya CFD Sambas, sangat membantu pihaknya dan pelaku usaha lainnya di Sambas.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan CFD, sehingga kami berharap CFD Sambas bisa berlanjut di 2026,” kata Kia, sapaan akrabnya.
Harapan agar CFD tetap berlanjut di 2026, juga disampaikan WIsha. Pelaku usaha di Sambas ini sangat terbantu dengan momen CFD yang selalu diramaikan pengunjung, sehingga dagangannya laku dan memberikan tambahan penghasilan.
“Selaku pedagang, saya berharap kegiatan CFD tetap berlanjut sampai seterusnya, seterusnya dan seterusnya, karena kegiatan ini menarik perhatian masyarakat, sehingga memberikan peluang bagi pelaku usaha,” kata Wisha.
Pelaksana kegiatan lapangan CFD Sambas, Indra Nova menyampaikan menjadi agenda rutin setiap Hari Minggu di area CFD Sambas, yakni aneka permainan tradisional, kemudian senam sehat bersama instruktur berpengalaman, serta kuliner yang merupakan dagangan dari pelaku usaha dan UMKM.
Selain itu, di area CFD beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Sambas, juga berpartisipasi dengan programnya. Seperti DIsdukcapil dengan perekaman e KTP, pembuatan Kartu Keluarga dan lainnya. Kemudian dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Sambas, menjadikan ajang tersebut mensosialisasikan dan membuka layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Berikutnya ada dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sambas, yang juga mensosialisasikan Kampanye cegah penyebaran narkotika. Ada juga dari Rutan KLas IIB Sambas, dengan melaksanakan program pengecekan kesehatan gratis.
“Alhamdulillah, sejumlah OPD dan Instansi vertikal yang ada di Kabupaten Sambas, melaksanakan kegiatannya dengan memanfaatkan momentum CFD Sambas. Sehingga apa yang menjadi program dan kegiatan, langsung mengena ke masyarakat,” kata Indra Nova.
Kasi Lalu Lintas DInas Perhubungan Kabupaten Sambas, Hendi Irawan menyebutkan selain tujuan utama, yakni CFD adalah upaya untuk mengurangi tingkat emisi akibat pembakaran mesin kendaraan bermotor. Secara langsung juga memberikan peluang ekonomi bagi pelaku usaha dan UMKM. Tak hanya itu, kegiatan CFD dengan adanya kegiatan senam sehat bersama, juga bagian mengangkat keberadaan sanggar senam yang saat ini cukup banyak di Kabupaten Sambas.
Pihaknya di Dishub, juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait lainnya dalam pelaksanaan kegiatan CFD. Diantaranya dengan DIskumindag Sambas berkenaan dengan pelaku usaha dan UMKM. Kemudian dengan Dinas Perkim dan LH Kabupaten Sambas berkaitan dengan petugas kebersihan.
Hari Sandi, dari Bidang Perdagangan DIskumindag Sambas menyebutkan jumlah pelaku usaha kecil maupun UMKM yang sudah bergabung di area CFD berjumlah ratusan lebih. Bahkan, beberapa diantaranya masih banyak yang akan berjualan di lokasi tersebut.(fah)
Editor : Hanif