Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kapolres Sambas Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Nataru 2205/2026

Fahrozi PP • Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:56 WIB

 

GELAR PASUKAN: Kapolres Sambas saat memasangkan pita kepada perwakilan personil yang akan turun dalam Operasi Lilin Kapuas di Kabupaten Sambas.
GELAR PASUKAN: Kapolres Sambas saat memasangkan pita kepada perwakilan personil yang akan turun dalam Operasi Lilin Kapuas di Kabupaten Sambas.

PONTIANAK POST - Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo memimpin doa bersama untuk warga yang terkena musibah bencana alam di beberapa daerah di Indonesia. Hal tersebut dilaksanakan saat Apel Gelar Pasukan Opspol Lilin Kapuas 2025 Polres Sambas, Jumat (19/12).

“Mari bersama-sama mendoakan masyarakat di sejumlah wilayah yang saat ini alami bencana alam, semoga masyarakat yang menjadi korban diberikan ketabahan, kemudian adanya korban jiwa semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha esa,” kata Kapolres Sambas, Jumat (19/12), dalam gelar pasukan yang dihadiri unsur Pemkab Sambas, Kodim 1208 Sbs, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta organisasi kemasyarakatan.

Kapolres juga mendoakan, agar penanganan pascabencana yang dilakukan semua pihak, baik dari pemerintah, Polri, TNI, beserta jajaran lainnya termasuk dukungan masyarakat, bisa terlaksana cepat sehingga kondisi kembali seperti semula, masyarakat bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan nyaman..

Berkaitan dengan antisipasi adanya dampak cuaca ekstrem yang sesuai prediksi BMKG, menjadi fokus Polres Sambas dalam pelaksanaan Operasi Polisi Lilin Kapuas 2025. Imbauan kemudian peningkatan kewaspadaan, terus dilakukan jajaran Polres sambas ke masyarakat.

“Selama Opspol Lilin Kapuas di Polres Sambas akan dilaksanakan mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Selain kegiatan religius, perayaan Tahun Baru atau kegiatan masyarakat lainnya, kami juga memiliki fokus untuk mengajak masyarakat selalu waspada adanya potensi bencana akibat cuaca ekstrem, baik banjir, hujan angin serta longsor,” katanya.

Wahyu juga menekankan bagaimana menjadi kebiasaan sebagian masyarakat Kabupaten Sambas, yang akan meramaikan tempat wisata saat libur Nataru. Polres Sambas juga sudah melakukan pemetaan, sehingga dalam pelaksanaannya nanti situasi kondusif tetap terjaga.

“Sudah menjadi agenda tahunan saat libur Nataru, kegiatan masyarakat baik ekonomi, termasuk wisata akan meningkat. Hal ini juga sudah menjadi perhatian kami, bagaimana bersama dengan pemkab, TNI serta instansi terkait lainnya, menyampaikan imbauan kesiapan dari pihak pengelola tempat wisata, agar mereka (pengelola wisata) untuk menyiapkan diri, mulai dari pengamanan dengan berkoordinasi ke kepolisian, pengamanan internal, persiapan sarana dan prasarana keselamatan,” katanya.

Asisten I Setda Kabupaten Sambas Yudi menyampaikan, menjadi hal yang harus dilakukan bersama baik pemerintah, aparat penegak hukum baik Polri dan TNI, untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat untuk merayakan Nataru, namun hal itu harus mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat, karena diperlukan komitmen bersama menjaga kondusifitas di Kabupaten Sambas terutama dari masyarakat.

Diharapkan, seluruh pihak juga selalu memperhatikan kondisi cuaca yang dikeluarkan BMKG. Lantaran, cuaca saat ini cepat berubah. “Kami juga berharap, kepada masyarakat untuk memperhatikan perkembangan perkiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG,” katanya. (fah)

Editor : Hanif
#Cuaca Ekstrem #nataru #libur panjang #imbau warga #keselamatan #kapolres sambas