Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

IPARI Sambas Gelar Pelatihan Manajemen Masjid untuk Pengurus DKM se-Kabupaten

Fahrozi PP • Jumat, 2 Januari 2026 | 10:56 WIB

 

YSRM dan pengurus DKM 1001 Kubah saat bersilaturahmi ke MUI Kabupaten Sambas.
YSRM dan pengurus DKM 1001 Kubah saat bersilaturahmi ke MUI Kabupaten Sambas.

PONTIANAK POST - Sejumlah pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Kabupaten Sambas sampaikan apresiasi kepada Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Sambas yang telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Manajemen Masjid BKM se-Kabupaten Sambas, belum lama ini.

Seperti yang disampaikan Pengurus DKM Masjid sementara 1001 Kubah Jalan Lingkar Saing Rambi Kecamatan Sambas, H Adi. Dirinya menyebutkan kegiatan pelatihan bagi Pengurus DKM perlu dilaksanakan, bahkan harus menjadi agenda rutin. Hal ini dalam rangka memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi pengurus masjid.

“Kami melalui perwakilan juga berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, tentunya sebagai DKM, pelatihan yang dilaksanakan bagian dari perhatian kepada pengurus masjid dalam rangka syiar Islam melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Masjid,” kata Adi. Dirinya berharap, kegiatan tersebut bisa rutin dilaksanakan sehingga seluruh DKM di Kabupaten Sambas bisa mengikutinya.

Ketua IPARI Kabupaten Sambas Dulhadi menyatakan, selain menjadi kegiatan ibadah, masjid juga diharapkan menjadi pusat ilmu, pembinaan, silaturahim umat. Hal itulah yang menjadi salah satu tujuan dilaksanakannya Pelatihan Manajemen Masjid BKM se-Kabupaten pada Selasa (23/12) lalu.

“Kami berharap kegiatan yang dilaksanakan menjadi penyemangat pengurus masjid untuk terus berinovasi dan bergerak,” katanya.

Pelatihan yang dilaksanakan IPARI Kabupaten Sambas juga dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Hj. Lusyana Kosasih. Disampaikannya, pengembangan masjid tidak bisa dilakukan instan, namun perlu proses, komitmen, dan keberlanjutan. Agar kedepannya, pengurus masjid bisa melaksanakan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat, baik di bidang keagamaan maupun sosial.

“Masjid harus benar-benar menjadi pusat aktivitas umat, sehingga pengurus masjid juga dituntut dapat melaksanakan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Sambas Dr Mursidin mengatakan, kehadiran generasi muda ke masjid perlu terus diperkuat. Salah satunya pengurus masjid dituntut beradaptasi dengan perkembangan zaman, menghadirkan kegiatan yang inklusif, serta menjadi ruang yang ramah bagi semua kalangan. (fah)

Editor : Hanif
#IPARI #manajemen masjid #peran masjid #pelatihan #sambas #pengurus DKM