PONTIANAK POST – Seorang nelayan bernama Efendi (48) berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan setelah beberapa jam terombang-ambing di tengah laut lantaran kapal mati mesin, Jumat (9/1), sekitar pukul 14.07 WIB.
Koordinator Pos SAR Sintete, Zulhijah, membenarkan kabar adanya nelayan yang terombang-ambing dilaut karena mati mesin kapalnya. Sehingga pihaknya melaksanakan evakuasi dan korban dinyatakan selamat.
“Kapal nelayan mati mesin di sekitar BUI 3 Muara Sungai Sambas Kabupaten Sambas, korban adalah Efendi (48), warga Desa Merubung, Kecamatan Tekarang,” kata Zulhijah, Jumat (9/1).
Tim SAR Gabungan, sebutnya, pada pukul 14:07 wib tiba di Lokasi kejadian pada koordinat 1°10'49.61"U-108°55'14.24"T menggunakan RIB menuju Pelabuhan Penjajab dan langsung mengevakuasi korban. “Kami langsung evakuasi dan korban berhasil selamat,” katanya.
Sekitar pukul 15:57 wib, Tim SAR Gabungan menyerahkan korban ke pihak keluarga dan dibawa ke RSUD Pemangkat untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya pukul 16.10 Wib, SMC mengusulkan penutupan OPS SAR.
Dalam pencarian, tim yang terlibat terdiri Tim Pos SAR Sintete, TNI AL, Polairud Sambas, Bakamla, RSUD Pemangkat, Potensi SAR Kabupaten Sambas dan keluarga korban.
Peralatan yang digunakan tim, yakni 1 Unit RIB, Pal Evak, Pal Medis, Pal Nav, Pal Kom, Pal Pendukung dan APD. Selama pencarian, kondisi gelombang tinggi menjadi penghambat, kemudian cuaca berawan dengan Kecepatan angin 15 Kts dari barat daya serta visibility 10 kilometer. (fah)
Editor : Hanif