Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Dorong Sambas Jadi Lumbung Pangan Kalimantan Barat

Fahrozi PP • Senin, 12 Januari 2026 | 13:50 WIB
PERTANIAN: Sektor pertanian di Kabupaten Sambas harus terus dikembangkan. Peran serta seluruh pihak untuk memberikan perhatian sangat diperlukan.
PERTANIAN: Sektor pertanian di Kabupaten Sambas harus terus dikembangkan. Peran serta seluruh pihak untuk memberikan perhatian sangat diperlukan.

PONTIANAK POST – Wakil Bupati Sambas Heroaldi mengharapkan sektor pertanian di Kabupaten Sambas terus dikembangkan. Peran serta seluruh pihak untuk memberikan perhatian sangat diperlukan.

“Kabupaten Sambas memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan, baik itu jagung maupun padi,” kata Hero, belum lama ini.

Disampaikannya, masih banyak ruang atau lahan untuk peningkatan sektor tanaman pangan, yakni di beberapa kecamatan masih memiliki lahan yang bisa digarap bersama. “Kami melihat masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk tingkatkan pertanian,” katanya.

Peningkatan lahan pertanian, sebutnya, juga menjadi fokus dari pemerintah kabupaten. Sehingga jika ini maksimal, gelar lumbung pangan untuk Kabupaten Sambas benar-benar terealisasi dengan baik.

“Diperlukan kolaborasi yang baik antar semua pihak, Dimana saat ini Polres Sambas sudah komitmen dengan tanaman jagung, begitu juga dengan TNI yang fokus untuk tanaman padi, sehingga dengan kolaborasi lintas instansi ini dapat meningkatkan ketahanan pangan,” katanya.

Swasembada Pangan

Sementara itu Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., didampingi Kasiter Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Negy Kuntagina dan Dandim 1208/Sbs Letkol Inf Dwiyanto Kosumo, M.A.P., menghadiri acara Syukuran Swasembada Pangan dan Panen Raya bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia, bertempat di Gapoktan Cahaya Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu.

Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI menjadi penanda penting keberhasilan pertanian Indonesia. Capaian 2025 menunjukkan hasil yang membanggakan, di mana produksi beras nasional berhasil menembus 34,71 juta ton berdasarkan data resmi BPS, naik 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka tersebut merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah, mencerminkan kuatnya kolaborasi antara kerja keras petani, dukungan teknologi modern, serta kebijakan pemerintah yang berpihak pada peningkatan produksi.

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa bergantung pada impor beras medium. Pasokan terjaga di berbagai sentra produksi, stok beras pemerintah berada pada level aman, dan stabilitas harga di tingkat konsumen semakin terkendali.

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A P., M.Han., menilai momentum panen raya di lumbung-lumbung pangan nasional memperlihatkan optimisme baru bahwa kedaulatan pangan Indonesia bukan sekadar target, melainkan bukti nyata yang dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat di seluruh negeri.

Menurut Danrem 121/Abw kegiatan syukuran swasembada dan panen raya ini merupakan momentum penting untuk menegaskan capaian kemandirian dan ketahanan pangan nasional. “Ini bentuk kesyukuran masyarakat tani atas keberhasilan swasembada pangan,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Danrem 121/Abw menegaskan, pelaksanaan kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta Instansi terkait dalam memperkuat program strategis nasional di bidang pangan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkokoh ketahanan pangan daerah. (fah/ant)

Editor : Hanif
#lumbung pangan #Swasembada Pangan #tni polri #petani sambas #ketahanan pangan