PONTIANAK POST - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas Yunisa direncanakan menjadi pembicara dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 PKK di Jakarta. Di kesempatan tersebut, istri Bupati Sambas ini akan menyampaikan materi Perbaikan Gizi di Batas Negeri.
Kesempatan menjadi pemateri dalam kegiatan yang rencananya dihadiri 600-an ketua dan pengurus PKK provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia tersebut, bukan diperoleh serta merta. Namun melalui program PKK Kabupaten Sambas, sebagai Ketua Penggerak, Yunisa mampu menjalankan program secara berkelanjutan di Kabupaten Sambas terutama dalam rangka memerangi stunting.
Sehingga program-program yang dijalankan tersebut menjadi penilaian PKK Pusat, untuk menjadi contoh bagi kabupaten kota lain di Indonesia. Oleh karenanya, sebagai Ketua Tim Penggerak, Hj Yunisa dipercaya menjadi pembicara di Rakernas PKK.
“Alhamdulillah, kami di TP PKK Kabupaten Sambas mendapatkan kepercayaan sebagai pembicara dalam kegiatan Rakernas PKK yang rencananya digelar dalam waktu dekat ini, nantinya kami akan menyampaikan materi bertemakan Perbaikan Gizi di Batas Negeri,” kata Yunisa, Rabu (14/1).
Tim dari PKK Pusat menilai, Kabupaten Sambas sebagai daerah perbatasan, memiliki program yang dijalankan berkelanjutan bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Sambas.
“Ada dua program yang dijalankan berkelanjutan di PKK Kabupaten Sambas yang dilirik PKK Pusat melalui timnya, yakni Program Makan Telur di Posyandu (Materindu) dan penyaluran bibit ikan lele yang menjadi program pengentasan stunting yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Perikanan Kabupaten Sambas,” katanya.
Dimana dua program tersebut, selaras dengan upaya pusat untuk mencegah stunting. TP PKK Kabupaten Sambas secara berkelanjutan sudah menjalankannya dan memberikan dampak terhadap penurunan angka stunting atau memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan, sebelum menikah dan setelah melahirkan.
Dipaparkannya, apapun program PKK baik di kabupaten kota. Secara online harus diinput melalui database pusat. Sehingga akan diketahui secara langsung oleh PKK Pusat. Hal inilah juga yang menjadi awal, sehingga TP PKK Kabupaten Sambas melalui penggeraknya dipercaya menyampaikan keberhasilan program dalam Rakernas 2026.
“Apapun yang dilakukan PKK, harus dimasukkan ke database yang itu terpusat. Sehingga PKK Pusat bisa memantau apa saja yang dilakukan PKK di setiap provinsi, kabupaten maupun kota. Sehingga dasar itulah penilaian-penilaian itu dilakukan,” katanya.
Selama ini, TP PKK Kabupaten Sambas bermitra dan didukung Pemkab Sambas, terus berinovasi dalam menjalankan program, termasuk mencari sumber dukungan dari pusat, provinsi hingga pihak swasta. Kejelian inilah dimanfaatkan Yunisa, sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Sambas, sehingga sepuluh program kerja PKK dan program lainnya hasil inovasi dijalankan, sehingga atas dedikasinya mendapatkan apresiasi dari beberapa pihak.
Diantaranya Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas menerima raihan Anugerah Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2025. Kemudian mendapatkan penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN. (fah)
Editor : Hanif