PONTIANAK POST - Sepuluh bangunan ruko dan satu rumah warga di Kawasan Pasar Simpang Empat Dusun Simpang Empat Desa Simpang Empat Kecamatan Tangaran terbakar, Minggu (25/1) sekitar pukul 03.30 WIB Subuh.
Atas musibah tersebut, membuat kepanikan hebat warga yang ada di sekitar terutama yang memiliki bangunan ruko atau rumah terdekat. Mereka kemudian berjibaku untuk memadamkan api yang memang dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lainnya.
“Saya melihat api di dinding salah satu ruko yang berada di dekat rumah sekitar pukul 03.30 WIB, api yang ada cengan cepat membesar, dan saya pun teriak minta tolong kepada warga,” kata Anto.
Awalnya, warga dengan alat seadanya, kemudian datang mobil Damkar yang selanjutnya melakukan penyemprotan ke bangunan yang terbakar. Serta melakukan upaya untuk memutus rembetan api.
“Api dengan cepat merambat ke bangunan ruko lainnya, karena memang di tempat ini bangunannya berdekatan, warga pemilik ruko panik untuk menyelamatkan barang-barang yang ada di dalamnya,” katanya.
Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko menyatakan Polres Sambas dan Polsek Teluk Keramat mendapatkan informasi adanya kebakaran sekitar pukul 03.30 WIB. Selanjutnya tim gabungan, baik dari Polres Sambas, Petugas Damkar, TNI, dan masyarakat bersama-sama lakukan pemadaman di lokasi kejadian.
“Kurang lebih sekitar pukul 07.00 Wib, api berhasil dipadamkan. selanjutnya pihak kepolisian mengamankan TKP, memintai keterangan saksi, dan memasang police line serta mendalami penyebab kebakaran,” katanya.
Dalam musibah tersebut, sebanyak sepuluh bangunan ruko dan satu unit rumah warga terdampak kebakaran. Hasil penghitungan sementara, korban alami kerugian material diperkirakan Rp 6 M, namun tidak ada korban jiwa. Mengenai penyebab terjadinya kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.(fah)
Editor : Hanif