Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Panen Padi Berujung Duka, Perempuan di Sambas Tewas Tersambar Petir

Fahrozi PP • Senin, 2 Februari 2026 | 14:49 WIB
Ilustrasi jenazah.
Ilustrasi jenazah.

PONTIANAK POST - Perempuan berusia 22 tahun tersambar petir saat memanen padi di lahan sawah di Dusun Sentebang Timur, Kecamatan Jawai, Sabtu (31/1) pagi. Korban yang bernama Widya tersebut sempat dirawat di Puskesmas Sentebang selanjutnya dirujuk ke  RSUD Pemangkat sebelum dinyatakan meninggal pada Minggu (1/2).

Kabar tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko setelah pihak kepolisian menerima laporan dar Warga.

"Polres Sambas melalui Polsek Jawai menerima informasi seorang perempuan warga Desa Sentebang, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, berinisial Widya (22), menjadi korban sambaran petir saat panen padi," kata Kasi Humas, Minggu (1/2).

Sesuai laporan, mengkonfirmasi ke pihak keluarga korban dan pemeriksaan yang dilakukan, pada Sabtu (31/1) sekitar pukul 05.40 WIB, korban pergi ke ladang untuk panen padi bersama ibunya.  Saat cuaca berawan, pada pagi sekitar pukul 06.20 WIB korban sedang merontokkan padi secara manual. 

"Saat merontokkan padi, tiba-tiba  petir menyambar korban, lalu ibu korban memanggil-manggil anaknya yang tak terlihat, dan saat didekati korban sudah tergeletak di tanah," katanya.

Alangkah terkejut ibu korban melihat anaknya tergeletak di tanah. Selanjutnya berteriak dan berlari ke orang terdekat. "Ibu korban meminta bantuan kepada warga yang lewat di depan ladang, lalu membawa korban ke Puskesmas Sentebang menggunakan mobil pickup. Setelah pemeriksaan awal, keluarga memutuskan membawa korban ke RSUD Pemangkat dengan ambulans Puskesmas Sentebang untuk perawatan lanjutan," katanya.

Namun setelah dilakukan perawatan, nyawa korban tak bisa tertolong. "Korban meninggal dunia di RSUD Pemangkat pada Minggu, 1 Februari 2026, setelah menjalani perawatan medis," kata AKP Sadoko.(fah)

Editor : Hanif
#tersambar petir #sambas #polres sambas #berita duka