PONTIANAK POST - Stok sejumlah bahan pokok dan penting (bapokting) di pasaran diharapkan aman menjelang Idul Fitri. Pasalnya, sesuai data dari Bulog, ada diantaranya mulai menipis.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, Hermanto. Dimana dari hasil pertemuan dengan para distributor, termasuk Perum Bulog serta Pinsar (Asosiasi Peternak Unggas).
Disebutkan jika untuk beras, stok aman. Namun ada beberapa kebutuhan pokok dan penting lainnya stok mulai menipis. “Hasil koordinasi tersebut diperoleh informasi bahwa stok beras masih dalam kondisi aman. Namun, memang terdapat beberapa kendala terkait ketersediaan minyak goreng dan gula pasir. Untuk minyak goreng, persediaan di Bulog mulai menipis,” kata Hermanto.
Begitu juga dengan minyak goreng. Sempat terjadi penurunan stok namun sudah kembali normal seperti biasanya. “Sekarang distribusi mulai kembali lancar, sehingga diharapkan jelang Idulfitri bahan pokok sudah stabil,” katanya.
Para distributor yang ada, juga menyampaikan pihaknya terus melakukan upaya untuk menambah pasokan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
“Distributor sedang berupaya untuk segera menambah pasokan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.
Mengenai kebutuhan daging ayam. Hingga saat ini, sebagian besar suplai masih dari luar Kabupaten Sambas. “Pasokan unggas di Kabupaten Sambas hanya sekitar 6 persen, sehingga sebagian besar suplai ayam berasal dari Singkawang. Pihak Pinsar juga akui siap mengamankan suplai ke Sambas, sehingga tak sampai ada kekurangan stok,” katanya.
Mengenai kebutuhan gas LPG subsidi. Hermanto menyampaikan jika pihaknya sudah mengumpulkan agen gas yang ada. “Kami belum lama ini, sudah mengumpulkan para agen gas. Kami minta mereka melaksanakan penyaluran sesuai aturan yang berlaku,” katanya. (fah)
Editor : Hanif