Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Wabup Sambas Dorong Petani Terbuka Terhadap Inovasi untuk Tingkatkan Produksi Padi

Fahrozi PP • Kamis, 12 Maret 2026 | 13:41 WIB

 

Wabup Sambas Dorong Petani Terbuka Terhadap Inovasi untuk Tingkatkan Produksi PadiTINGKATKAN PRODUKSI: Panen padi perbenihan Inpara 2 dan Inpara 3 di Kecamatan Tebas, beberapa waktu lalu. Pemkab terus
Wabup Sambas Dorong Petani Terbuka Terhadap Inovasi untuk Tingkatkan Produksi PadiTINGKATKAN PRODUKSI: Panen padi perbenihan Inpara 2 dan Inpara 3 di Kecamatan Tebas, beberapa waktu lalu. Pemkab terus

PONTIANAK POST - Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi mengatakan dalam rangka terus mendorong produksi padi di Kabupaten Sambas. Petani diharapkan terbuka untuk menerima inovasi sektor pertanian.

“Kami berharap petani terus memiliki semangat dalam rangka memajukan hasil padi, kemudian menerima dan terbuka terhadap inovasi pertanian yang itu berguna bagi kemajuan hasil pertanian,” kata Wakil Bupati Sambas.

Menurutnya, Kabupaten Sambas yang merupakan penghasil tanaman pangan, terutama padi. Harus dipertahankan dan terus ditingkatkan. Sehingga kebersamaan dari semua pihak sangat diharapkan untuk mendukung kemajuan pertanian.

“Pemerintah Kabupaten Sambas akan hadir di tengah-tengah petani yang dari waktu ke waktu menghadapi tantangan yang luar biasa dalam memajukan pertanian pangan khususnya padi,” katanya.

Termasuk dalam hal pengembangan tanaman pangan lainnya, juga akan didukung Pemerintah Kabupaten Sambas dalam rangka pemaksimalan ke depannya.

Anggota DPRD Kabupaten Sambas Yakob Pujana menyampaikan pembangunan sarana dan prasarana pertanian sangat diperlukan dalam rangka mendukung keberhasilan pertanian secara umum.

Sehingga pihaknya mendukung upaya yang sudah dilakukan Pemkab Sambas dalam rangka memajukan pertanian. “Kabupaten Sambas masih sangat potensial untuk pengembangan dan perluasan lahan pertanian, terutama padi. Namun hal ini tentunya harus didukung semua pihak,” katanya.

Sesuai data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas. Kabupaten yang berbatasan dengan Malaysia ini, dikenal sebagai lumbung pangan di Kalimantan Barat. Sesuai data pada 2025, produksi padi sebesar 62 ribu ton. Sehingga di tahun ini, jumlah tersebut bisa terus ditingkatkan dengan meningkatkan masa tanam dalam satu tahun.

Dalam upaya meningkatkan produksi tersebut, di 2026 akan berupaya meningkatkan angka indeks pertanaman atau masa tanam dalam satu tahun. Sehingga akan terus mendongkrak produksi beras di daerah ini. Kemudian memberikan dukungan terhadap ketersediaan bibit, pupuk hingga penyerapan hasil gabah petani.

Dalam hal penyerapan gabah hasil produksi petani, biasanya dilaksanakan langsung oleh Bulog dengan mekanisme turun ke warga. “Kalau mekanismenya, dari Bulog turun langsung mengambil hasil padi petani dari rumah ke rumah, kalau menggunakan alat saat panen padi, Bulog tanpa syarat harus membeli gabah petani,” katanya. (fah)

Editor : Hanif
#produksi padi #petani #pemkab sambas #inovasi pertanian