Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Arus Pemudik Migran Indonesia dari Malaysia di PLBN Aruk Naik, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 15 Maret 2026 | 22:29 WIB

PLBN ARUK: Megahnya gedung PLBN Aruk di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.
PLBN ARUK: Megahnya gedung PLBN Aruk di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.

PONTIANAK POST – Aktivitas pelintas batas negara di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, mulai meningkat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan diperkirakan mencapai puncaknya pada H-3 Lebaran.

Data PLBN Aruk menunjukkan jumlah pelintas terus bertambah dalam beberapa hari terakhir. Pada Senin (9/3), total pelintas tercatat 709 orang.

Rinciannya, 383 WNI dan 35 WNA masuk dari Malaysia menggunakan paspor, sedangkan 254 WNI dan 33 WNA berangkat menuju Malaysia. Selain itu, tercatat satu WNA masuk menggunakan Pas Lintas Batas (PLB).

Jumlah pelintas meningkat pada Selasa (10/3) menjadi 973 orang. Sebanyak 671 WNI dan 44 WNA masuk dari Malaysia menggunakan paspor, sementara 178 WNI dan 78 WNA tercatat keluar menuju Malaysia.

Peningkatan kembali terjadi pada Rabu (11/3) dengan total 1.055 pelintas. Dari jumlah tersebut, 811 WNI dan 36 WNA masuk dari Malaysia, sedangkan 152 WNI dan 56 WNA berangkat ke negara tersebut.

Pada Kamis (12/3), jumlah pelintas tercatat 1.018 orang. Sebanyak 776 WNI dan 52 WNA masuk dari Malaysia, sedangkan 148 WNI dan 38 WNA keluar menuju Malaysia. Selain itu, terdapat satu orang pelintas yang datang dari Malaysia menggunakan PLB.

Menghadapi potensi lonjakan pelintas menjelang Lebaran, pengelola PLBN Aruk telah melakukan sejumlah persiapan.

Koordinasi dilakukan dengan unsur CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, and Security) untuk memastikan seluruh petugas siap menjalankan tugas masing-masing saat terjadi peningkatan arus pelintas.

Selain itu, biasanya juga didirikan posko terpadu di kawasan zona penunjang PLBN Aruk selama masa perayaan Idulfitri melalui kerja sama antara Polres Sambas dan pengelola PLBN.

Kabag Ops Polres Sambas, AKP Prapto Yudono, mengatakan pihaknya juga akan mendirikan sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) di berbagai titik strategis. Salah satunya berada di kawasan PLBN Aruk guna mengantisipasi peningkatan aktivitas keluar-masuk pelintas.

Pos pengamanan lainnya akan ditempatkan di Pos Lantas Pemangkat, Tebas (Jembatan Sungai Sambas Besar), Pos Polantas Sambas, serta penyeberangan Sungai Sumpit.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada masjid-masjid di wilayah hukum Polres Sambas serta sejumlah titik penyeberangan sungai yang menjadi akses transportasi masyarakat, seperti Penjajap Pemangkat (Sungai Batang), Tanjung Harapan di Sekura Teluk Keramat, dan Sungai Sumpit di Ceremai Paloh.

Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

“Pengamanan Idulfitri membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan stakeholder lainnya. Bukan hanya kelancaran lalu lintas, tetapi juga situasi kamtibmas di permukiman serta rumah ibadah agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, aktivitas transportasi laut di Pelabuhan Sintete juga mulai meningkat. Sejumlah calon penumpang mulai memburu tiket kapal untuk perjalanan menuju wilayah Kepulauan Riau.

Pelabuhan Sintete melayani rute pelayaran R-9 yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan sejumlah pulau di Kepulauan Riau, seperti Serasan, Subi, Ranai, Sedanau, Midai, Tarempa, Letung, Tanjungpinang, hingga Tambelan sebelum kembali ke Sintete.

Kapal yang beroperasi di rute tersebut tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga logistik, terutama kebutuhan pokok bagi masyarakat di pulau-pulau terpencil.

Pihak KSOP Sintete telah berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk TNI dan Polri, untuk memastikan keamanan serta kelancaran pelayaran selama periode mudik. Pemeriksaan kelaiklautan kapal, pengecekan barang bawaan penumpang, serta pemantauan kondisi cuaca juga dilakukan secara ketat guna menjamin keselamatan perjalanan laut.

Kapolres Sambas juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian melalui Call Center 110 dan Command Center yang terintegrasi dengan CCTV sebagai sarana pelaporan apabila terjadi gangguan keamanan. (fah)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Idulfitri #mudik #plbn #aruk #sambas #lebaran #migran