PONTIANAK POST - Antrian panjang pencari BBM masih terlihat di sejumlah SPBU di Kabupaten Sambas pada Minggu (15/3). Bahkan diantaranya turun awal sebelum pagar SPBU dibuka, agar dapatkan barisan terdepan.
Seperti dilakukan Iman, dirinya dari rumah turun untuk antri ke SPBU di Sungai Pinang sekitar pukul 05.00 WIB. Hanya saja, motor yang dikendarainya kehabisan minyak di jalan. Sehingga bisa mulai mengantri sekitar pukul 06.00 WIB.
“Awalnya mau pukul 05.00 WIB mau antri, tapi motor kehabisan minyak di jalan, minta bantu keluarga dulu jemput dan minta minyak, dan baru bisa antri sekitar pukul 06.00 WIB.” katanya, Minggu (15/3).
Iman saat antri ingin mencari BBM jenis Pertamax. Untung stok ada, dan hanya perlu beberapa waktu untuk memenuhi tangki motornya dan pulang. “Kalau pertamax, bisa cepat. Tapi kalau yang membeli pertalite itu masih panjang antriannya,” katanya.
Ati, warga Sambas mengakui harus antri beberapa jam untuk memperoleh BBM motornya. Dirinya turun dari rumah sekitar pukul 06.00 WIB dan baru mendapatkan giliran diisi minyak sekitar pukul 11.00 WIB lebih. “Demi BBM full tangki motor agar bisa digunakan untuk sehari hari, harus antri beberapa jam, tapi mau gimana lagi pengecer tidak ada lagi yang jual minyak, terpaksa harus antri,” katanya.
Dirinya pun berharap kondisi ini bisa segera berakhir dan kondisi bisa normal. Lantaran jika situasi berjalan lama, akan berdampak tidak baik bagi masyarakat. Terlebih sekarang masih bulan Ramadan dan sebentar lagi Idul Fitri. Dimana kegiatan meningkat.(fah)
Editor : Hanif