PONTIANAK POST - Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) diharapkan mengembangkan kualitas pembelajaran. Sehingga kedepannya, tercapai pendidikan berkualitas terutama dalam pembekalan ilmu Agama ke peserta didik.
Seperti disampaikan Ruslan, Pengawas PAI Kemenag Kabupaten Sambas. Guru PAI harus terus didorong dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Kualitas pembelajaran di sekolah harus ditingkatkan, kami berharap para guru agama semakin termotivasi untuk terus mengembangkan diri demi tercapainya pendidikan yang berkualitas,” katanya saat kegiatan Pembinaan Guru PAI se-Kecamatan Tebas yang diprakarsai Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan KKG PAI Kecamatan Tebas.
Kasi PAI Sulis Solehah menekankan pentingnya peran guru, bagaimana sebagai teladan dalam membentuk akhlak dan moral siswa di tengah tantangan perkembangan zaman.
“Guru PAI tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing dan panutan bagi murid. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai guru PAI,” katanya.
Ketua MGMP PAI tingkat SMA, Feri Hartadi menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan menjadi bagian dari pembinaan dalam rangka memperkuat kompetensi para PAI di Kecamatan Tebas khususnya.
“Tujuan dari kegiatan ini, bagaimana memperkuat kompetensi profesional dan pedagogik guru PAI yang ada di Kecamatan Tebas, sekaligus sosialisasi standar penilaian oleh pengawas PAI dan memberikan arahan terkait regulasi kebijakan TPG,” kata Feri.
Kemudian selain ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah wawasan dan kompetensi guru PAI setelah dilakukan pembinaan dari Kasi PAI dan Pengawas PAI Kemenag Kabupaten Sambas. Sehingga kedepannya, kualitas pendidikan agama Islam di sekolah dapat meningkat.
Kegiatan dilangsungkan di gedung PGRI Tebas, diikuti guru PAI dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK dengan tema “Mewujudkan Guru PAI Unggul dan Berkarakter”, Rabu (8/4). (fah)
Editor : Hanif