PONTIANAK POST - Masyarakat Desa Jelutung, Kecamatan Pemangkat, menjadi sasaran penerima paket bahan pokok dari Partai Kebangkitaan Bangsa (PKB) melalui Badan Persaudaraan Antariman (Berani). Aksi sosial seperti ini menjadi agenda Nasional yang rutin digelar.
Penyerahan 1000 paket bahan pokok ini dalam rangka bakti sosial menyambut hari Waisak. Baksos dilaksanakan di Vihara Tridharma Catur Arya Satyani, Minggu (26/4) malam.
Kegiatan dipimpin Lorens Manuputty, Ketua Umum DPP Badan Persaudaraan Antariman (Berani) yang merupakan badan otonom di bawah DPP PKB bersama jajaran.
Juga dihadiri Ketua DPW Berani Kalbar, Darma Wijaya dan jajaran, Penyuluh Agama Buddha Kabupaten Sambas, Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Aryadi, Ketua Vihara Tridharma Catur Arya Satyani, Pang Dewo dan pengurus, tokoh masyarakat, tokoh agama.
Baca Juga: Anak Punk dan Anak Pink
Secara simbolis, Ketua DPP Berani, Lorens, bersama pihak terkait lainnya, menyerahkan paket bahan pokok berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat sebagai penerima.
“Sebenarnya yang akan menyerahkan ini adalah Pak Daniel Johan, tapi karena ada delay pesawat jadi kami menyerahkannya, namun nanti jika sudah tiba di Kabupaten Sambas, Pak Daniel Johan akan singgah ke vihara dan bertemu masyarakat,” kata Lorens.
Disebutkannya, menyerahkan bantuan kepada masyarakat, menjadi agenda rutin dari PKB. Termasuk yang dilaksanakan di Desa Jelutung ini. Diharapkan apa yang disampaikan membantu masyarakat terlebih di tengah perekonomian yang tengah tak menentu seperti terjadi sekarang ini.
“Kegiatan baksos ini merupakan rutin yang dilakukan PKG yang menjadi instruksi langsung dari Gus Imin (Muhaimin Iskandar) selaku Ketua Umum DPP PKB kemudian memerintahkan ke Badan Persaudaraan Antariman (Berani) yang merupakan badan PKB, dimana Baksos merupakan kegiatan nyata PKB untuk menyapa masyarakat dan kegiatan ini bersifat Nasional,” kata Lorens.
Pang Dewo, Pengurus Vihara Catur Arya Satyani Jelutung menyampaikan kegiatan pembagian paket sembako ini dibagikan secara simbolis 50 paket, nanti akan berlanjut sehingga mencapai 1000 paket.
Baca Juga: 44 Persen Daycare Tak Berizin, KPAI Ungkap Kekerasan Anak sebagai Fenomena Gunung Es Nasional
“Kami tidak membedakan agama, suku, tapi bagaimana melihat kemanusiaan, sehingga paket dari PKB yang diserahkan melalui Berani ini bentuk kepedulian nyata kepada kondisi masyarakat,” katanya.
Warga Desa Jelutung sebagai penerima, Nurastri, menyampaikan terima kasih, sehingga paket yang diterima bisa membantu untuk kebutuhan rumah tangga.
"Saya mengucapkan terima kasih ada kepedulian kepada masyarakat terutama yang di Desa Jelutung, paket yang diterima sangat bermanfaat. Kami berharap mudah-mudahan kegiatan ini dilaksanakan kembali kedepannya,” kata Nurastri. (fah/ser)
Editor : Hanif