PONTIANAK POST - Keberadaan Rizki (23) Warga Rantau Panjang Kecamatan Sebawi masih menjadi misteri. Pasalnya sejak dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Minggu (26/4) malam, hingga Selasa (28/4) tak kunjung balik ke rumah dan belum diketahui posisinya dimana.
Kabar hilangnya Rizki inipun sempat mencuri perhatian masyarakat dan netizen di dunia maya. Sejumlah kabar yang belum tentu kebenarannya pun mencuat. Mulai dari perkiraan tenggelam di sungai hingga prediksi lainnya.
Tim SAR gabungan turun untuk melakukan pencarian. Setelah mendapatkan informasi dari pihak keluarga pada Senin (27/4). Dimana sebagai titik awal pencarian dilakukan, dimulai di bawah Jembatan Rambi Jalan Lingkar Rambi - Kartiasa Desa Saing Rambi Kecamatan Sambas.
Titik ini dipilih, lantaran sejumlah barang yang menurut keluarga itu milik Rizki ditemukan warga berada di bawah Jembatan Rambi, diantaranya sepeda motor dan barang lainnya yang itu dipastikan milik Rizki.
Baca Juga: Konflik Aset Vihara di Jelutung Sambas Berlarut, Umat Buddha Akan Sampaikan Aspirasi ke DPR RI
Koordinator Pos SAR Sintete, Zulhijah membenarkan adanya warga Desa Rantau Panjang yang hilang atau tidak pulang ke rumahnya semenjak Minggu (26/4) malam. Mendapati laporan tersebut, Tim SAR Gabungan terdiri dari Tim Basarnas, Polres Sambas, Polsek Sambas, Koramil Sambas, Puskesmas Sambas, aparat Desa Saing Rambi, serta potensi SAR lainnya dan masyarakat sekitar, turun melakukan pencarian, dimulai di titik dimana barang-barang korban ditemukan.
“Pihak keluarga awalnya sudah melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil. Kemudian pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB, warga menemukan sepeda motor beserta barang milik korban di bawah Jembatan Sungai Sambas Kecil (Jembatan Rambi Jalan Lingkar),” katanya.
Atas penemuan barang milik korban tersebut, Tim SAR Gabungan bersama warga, melakukan pencarian di sungai sekitaran jembatan. “Awalnya masyarakat sekitar bersama pihak keluarga sudah melakukan pencarian, kemudian Tim SAR gabungan juga turun untuk melakukan pencarian di sungai namun hingga Selasa sore, hasilnya masih nihil,” kata Zulhijah.
Tim Rescue Pos SAR Sintete bersama Tim gabungan menggunakan Rescue Car dan Rubber Boat dengan membawa perlengkapan evakuasi, medis, navigasi, komunikasi, hingga peralatan selam.
Sesuai keterangan dari pihak keluarga, Rizki meninggalkan rumah pada Minggu (26/4) sekitar pukul 18.30 WIB menggunakan sepeda motor. Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian.(fah)