PONTIANAK POST - Rusaknya jalan di ruas Desa Serindang - Desa Bukit Segoler dan menghubungkan sejumlah desa lainnya di Kecamatan Sambas. Sudah terjadi bertahun tahun, kondisi ini pun sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
Bahkan kondisi jalan yang becek ketika musim hujan dan berdebu saat musim panas, juga diperkirakan menjadi salah satu penyebab adanya sekolah yang berada di jalur tersebut belum tersentuh program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dimana jalan yang panjangnya kurang lebih 5,4 Kilometer, yang rinciannya 2,4 KM sudah diperbaiki Pemkab Sambas. Sementara sisanya yakni 3 Kilometer diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Sambas masuk dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD), dan mudah-mudahan akan segera diperbaiki. Sehingga seluruh ruas jalan yang ada bisa dalam kondisi baik.
Pada Jumat (5/6) hingga malam hari, Staf Khusus Menko Infrastruktur, Herzaky Mahendra Putra, kemudian Romi Firman, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dan jajaran, Abdul Chakim Kepala Seksi Preservasi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat. Hadir juga Sekda Sambas, H Fery Madagaskar, Asisten Setda Sambas Samekto Hadi Suseno, Camat Tebas Sariawan, memantau secara langsung kondisi ruas jalan sepanjang 3 Kilometer yang sudah diusulkan masuk dalam program IJD.
Baca Juga: Warga Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rusak di Embaloh Hilir Kapuas Hulu
Staf Khusus Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Herzaky menyampaikan pihaknya bersama dengan jajaran terkait, datang ke Desa Serindang dan Desa Bukit Segoler Kecamatan Tebas ingin memastikan kondisi jalan yang diusulkan. Dimana nantinya, sesuai amanah yang diberikan kepada Menko Infrastruktur harus memastikan alokasi pembangunan jalan daerah itu sampai ke daerah daerah atau masyarakat yang membutuhkan, sesuai tujuannya bagaimana setiap anggaran yang ada digunakan sebesar besarnya dan memberi manfaat kepada masyarakat.
“Kami lihat ada usulan dari kabupaten Sambas, yakni jalan daerah ruas Desa Serindang - Desa Bukit Segoler Kecamatan Tebas, kami meninjau lokasi. Kondisi jalannya memang sangat sangat membutuhkan perbaikan,” kata Herzaky.
Ada beberapa aspek penting yang ada, dimana sesuai dengan program Presiden RI, yakni swasembada pangan, di wilayah ini (Serindang- Bukit Segoler) terdapat lahan pertanian, di sekeliling sawah.
Begitu juga dengan swasembada air, dimana ruas jalan ini menjadi akses masyarakat untuk menuju sumber mata air untuk keperluan sehari hari termasuk irigasi.
Kemudian penting juga, terkait dengan pendidikan, ada bangunan SMP dan beberapa SD ke arah bukit. Sehingga ini kaitannya dengan majunya pendidikan, termasuk akses bagaimana memudahkan pengantaran MBG, karena SMP yang ada sudah mendapatkan program MBG, sedangkan ada SD yang belum menerima MBG yang salah satunya disebabkan rusaknya akses jalan.
“Kami terima laporan, ada SD yang belum menerima program MBG, yang salah satunya disebabkan akses jalan yang tidak baik, sehingga ini akan menjadi strategis jika mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui program IJD,” katanya.
Baca Juga: Jalan Sukamaju Rusak Bertahun-tahun, Warga Desak Pemda Terapkan Aturan Pembatasan Truk Overload
Herzaky menyebutkan tentunya masih perlu diperjuangkan, karena banyak juga proposal dari luar daerah yang masuk, sehingga akan dilihat skala prioritas. Namun besar harapan, ruas jalan ini yang mendapatkan alokasi anggaran.
Diperlukan kerjasama yang erat, mulai dari masyarakat, kemudian desa, kecamatan kabupaten, serta BPJN yang nantinya akan terus memberikan dukungan dan akan dikawal dari Kemenko Infrastruktur terutama Deputi Infrastruktur Dasar.
Sekda Sambas, H Fery Madagaskar menyebutkan pembangunan jalan sudah menjadi dambaan dari masyarakat di dua desa tersebut. Sehingga kehadiran Staf Kemenko dan Deputi Infrastruktur Dasar, PU, BPJN, akan mempercepat pembangunan jalan yang ada.
Terlebih, di dua tersebut termasuk wilayah padat penduduk, memiliki potensi pertanian dan perkebunan serta lainnya. “Pembangunan jalan ini menjadi harapan masyarakat, sehingga akan menghubungkan ke desa lainnya sehingga potensi pertanian yang ada lebih mudah untuk dijual keluar,” kata Sekda.
Kepala Desa Serindang, Bujang Efendi menyampaikan harapan yang besar agar jalan rusak bisa segera diperbaiki. “Kami sebagai masyarakat, sudah sangat lama menantikan jalan ini bagus, karena sudah lama anak-anak kami yang pergi ke sekolah di jalan yang becek, bahkan beberapa kali terjatuh, dan kami ingin bisa lebih mudah menjual potensi pertanian yang ada di desa,” katanya.
Hal sama juga disampaikan Kepala Desa Bukit Segoler, dimana warga gotong royong untuk menimbun jalan sudah sering dilakukan. Sehingga masyarakat sangat mengharapkan jalan yang ada segera diperbaiki. Lantaran nantinya akan memberikan dampak positif bagi majunya desa.(fah)
Editor : Hanif